
Pidie Jaya, Aceh — “Setiap tahun selalu banjir, tetapi ini yang tertinggi. Semua barang-barang kami terbawa,” ujar Ti Hajar (58) salah seorang guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Pidie Jaya, Kelurahan Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Bu Ti Hajar sudah berkiprah sebagai pendidik selama 32 tahun. Pengalaman pertama mengajar beliau pada saat itu dimulai dari tahun 1994.

Sebagai garda terdepan dalam mendidik generasi penerus, dia sangat sedih melihat kondisi tempat mengajarnya yang terendam lumpur.
Hal ini membuat kegiatan belajar mengajar sempat terhenti: ruang kelas penuh lumpur, perlengkapan belajar mengajar terbawa arus, dan buku pelajaran yang basah.

Seolah semesta sedang menguji masyarakat untuk memendam semangat mengejar pendidikan.
“Kelas terendam banjir dan lumpur tinggi hampir setinggi loteng,” sambungnya.
Para guru bersama-sama inisiatif membersihkan lumpur dari wilayah sekolah. Membutuhkan waktu yang lama dan kerja keras yang kuat untuk menggali dan menyapu lumpur yang berserakan: di lantai, di langit-langit ruang, dan meja bangku kelas.

“Sedih sekali kami,” Bu Ti Hajar mengingat kembali.
Beberapa murid masih ada yang belum bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Lantaran mereka masih mengungsi ke tempat kerabatnya yang nan jauh.

“Anak-anak (murid) kami juga ada yang mengungsi karena terendam sampai ada yang habis ke atap-atap rumah mereka,” lanjutnya.
Di tengah kesulitan itu para donatur Dompet Dhuafa menginisiasi gerakan Siap Sekolah, sebuah kampanye pendidikan dalam respons bencana banjir bandang Sumatera.

Salah satu turunan program tersebut adalah membangun Sekolah Darurat dan donasi perlengkapan sekolah.
Selain bagi siswa-siswi MIN 04 Pidie Jaya, Dompet Dhuafa telah mendirikan Sekolah Darurat bagi siswa-siswi MIN 1 Pidie Jaya. Lalu Dompet Dhuafa juga merenovasi beberapa infrastruktur SDN 03 Meureudu.

“Alhamdulillah dengan datangnya relawan-relawan yang sudah baik hati membantu sekolah kami sehingga sekolah kami untuk hari ini sudah bisa belajar,” pungkas Ti Hajar.
Guru kembali mengajar dan para murid menerima haknya untuk pendidikan.
Mari bersama pulihkan Aceh dan Sumatera dengan hadirkan ruang aman untuk belajar dan bermain seperti sedia kala. Salurkan bantuan terbaikmu melalui https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/sekolahsumatera .
