
Agam, Sumatera Barat – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Sumatera Barat menggelar rangkaian kegiatan edukasi kebencanaan dan simulasi evakuasi gempa bumi di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada Senin (27/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di beberapa sekolah, di antaranya SDN 14 Labuah (27/04) dan MAN 1 Agam (28/04) ini melibatkan sedikitnya 75 siswa sebagai peserta utama.

Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kesiapsiagaan sejak dini, khususnya di wilayah yang memiliki potensi risiko bencana.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai jenis-jenis bencana serta pentingnya kesiapsiagaan.
Peserta kemudian mendapatkan edukasi terkait langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana, sebelum mengikuti simulasi evakuasi gempa bumi secara langsung.
Dalam simulasi tersebut, siswa dilatih untuk merespons situasi darurat secara cepat dan tepat, mulai dari teknik berlindung yang benar hingga proses evakuasi menuju titik aman.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
PJS Koordinator DDV Sumatera Barat, Muhamad Hariya Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada siswa agar mampu bertindak secara efektif saat terjadi bencana.
“Kegiatan simulasi gempa bumi dan tsunami dipilih karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan bencana bagi peserta,” ujar Muhammad.
“Simulasi ini memberikan pemahaman praktis mengenai prosedur evakuasi, penyelamatan diri, serta koordinasi saat terjadi bencana. Dengan demikian, diharapkan peserta mampu bertindak secara cepat, tepat, dan terarah guna meminimalisir dampak risiko bencana,” lanjutnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan evaluasi guna mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.

Melalui momentum HKB 2026, DDV Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan budaya sadar bencana di kalangan pelajar dan masyarakat.
Upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun komunitas yang tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
Mari kita apresiasi atas inisiatif DDV Sumbar sebagai salah satu penggerak kesiapsiagaan bencana. Semoga hal ini mampu membuka kesempatan bagi masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi dalam membangun Indonesia yang lebih tangguh bencana.
