?>

B.A.K.A Sambangi Pos Hangat DMC Dompet Dhuafa, Hadirkan Keceriaan bagi Anak-Anak Penyintas Gempa Flores

Manggarai, NTT Malam Minggu (19/9/2026) di Pos Pengungsian Malos, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), berlangsung penuh keceriaan. Selain kehadiran Pos Hangat yang digelar Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, malam itu anak-anak penyintas gempa juga mendapat kunjungan dari komunitas Bikerz Against Kidz Abuse (B.A.K.A).

B.A.K.A mengunjungi Pos Hangat Dompet Dhuafa sebagai salah satu titik penyaluran donasi dalam rangkaian Symphony 360 Ride 7 Flores.

“Di pengungsian Malos ini, anak-anak terdampak bencana gempa mendapatkan mainan. Harapannya, bisa memberikan sedikit rasa nyaman saat mereka berada di tempat pengungsian,” ujar Adit salah satu perwakilan dari komunitas B.A.K.A.

Anak-anak yang kini harus bertahan di pengungsian darurat tampak terhibur dengan mainan baru yang mereka terima. Ada yang berlarian mencoba pistol air, memeluk boneka, menyusun kepingan puzzle, hingga bermain dengan bola-bola karet.

Keceriaan itu sejenak mengalihkan perhatian mereka dari kehidupan di pengungsian yang telah berlangsung lebih dari 30 hari.

Tak hanya mainan untuk anak-anak, B.A.K.A juga menyalurkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan makan para penyintas yang masih bertahan di tenda-tenda terpal.

Setelah menempuh perjalanan menuju Reok, komunitas motor asal Jakarta itu juga mengunjungi Waso, Ronting, dan sejumlah wilayah terdampak gempa lainnya untuk menyalurkan bantuan kepada para penyintas.

Ahmad Barqu, PIC DMC Dompet Dhuafa untuk respons bencana gempa NTT di wilayah Kabupaten Manggarai, mengatakan bantuan dari berbagai pihak masih diperlukan selama masa tanggap darurat. Kehadiran B.A.K.A ini menjadi tambahan penting terutama dalam kepeduliannya terhadap keadaan anak-anak di pengungsian.

“Anak-anak masuk dalam kategori kelompok rentan ketika bencana. Dan pengalaman mereka atas bencana yang terjadi menjadi trauma yang akan mereka ingat. Semoga bantuan dari B.A.K.A bisa membantu mereka menemukan keceriaannya lagi,” ucap Ahmad Barqu.

Kawan Baik, semoga kebaikan-kebaikan yang diterima para penyintas mampu menerbitkan kembali semangat mereka untuk pulih kembali. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/ID Humanity Dompet Dhuafa)