
Katingan, Kalimantan Tengah–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah melatih puluhan relawan untuk sigap hadapi bencana di Kalimantan.
Dompet Dhuafa mengumpulkan relawan-relawan baru di Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

“Teman-teman relawan membutuhkan dukungan dan pemantapan. Alhamdulillah melalui pertemuan ini bisa terwujud untuk memaksimalkan potensi kawan-kawan relawan,” imbuh Pjs. Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah, Puji Siswanto.
Pelatihan berlangsung selama dua hari mulai dari Sabtu (25/07) sampai Minggu (26/07).



DMC melatih tentang dasar – dasar ilmu manajemen bencana. Mulai dari perbedaan bencana dengan fenomena alam, menghitung kerentanan, dan pemetaan risiko.

“Selama dua hari saya pelajari apa itu bencana, kemudian bagaimana menghitung risiko, apakah risiko itu berbahaya atau tidak berbahaya,”ungkap salah satu peserta Fikri.
Pelatihan dilanjut oleh kawan-kawan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Katingan.


PMI Katingan mengajarkan dasar-dasar pertolongan pertama dan praktik menggunakan bidai serta evakuasi pengangkutan korban.


Damkar Katingan mengajarkan pemadaman api skala ringan yang diakibatkan kebocoran gas ataupun kebakaran kecil.

“Saya ingin memberi tahu orang tua murid terkait pemadaman api skala ringan,” pungkas peserta lainnya Siti Sarah.
Kalimantan sering kali menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir besar dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial secara luas,” pungkas PIC pelatihan yang merupakan tim Mitigasi, Pendidikan dan Pelatihan Kebencanaan (MDBS) DMC Dompet Dhuafa.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah daerah di Kalimantan—seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat—mengalami banjir parah yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan memaksa ribuan warga mengungsi.
Semoga dengan pelatihan ini mampu meningkatkan Fikri dan relawan lainnya dalam hadapi bencana. Berdaya Sekarang. (Arifian Fajar Putera/ ID Humanity Dompet Dhuafa).
