Padang, Sumatera Barat—Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Singgalang terus gulirkan layanan tanggap darurat pada Minggu (07/12/2025).
Banjir besar yang menerjang Kota Padang sejak beberapa hari terakhir masih meninggalkan kerusakan berat, terutama di Kecamatan Koto Tangah.
Hingga Minggu (7/12/2025), material lumpur, kayu, dan puing-puing masih menimbun puluhan rumah warga.
“Pembersihan terus dilakukan sejak pagi hingga sore, dibantu oleh tim relawan yang bekerja bersama warga sekitar,” bunyi laporan dari PIC Lapangan DMC Dompet Dhuafa di Kota Padang, Amrullah.
Kondisi semakin sulit karena pasokan air PDAM masih terputus total, membuat proses pembersihan rumah dan lingkungan lebih lambat.

Di tengah situasi itu, Dapur Umum Dompet Dhuafa Singgalang tetap beroperasi tanpa henti untuk memastikan makanan siap santap tersedia bagi warga terdampak.
Tim Respons Dompet Dhuafa di Kota Padang, sepanjang hari, tim mengoperasikan sejumlah layanan kemanusiaan, termasuk Dapur Umum yang memasak 300 porsi makanan, distribusi 100 bungkus nasi, serta pembagian 80 paket sembako bagi warga yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Meski upaya pembersihan berjalan progresif, kondisi lapangan menunjukkan kebutuhan bantuan masih tinggi. Banyak warga belum dapat kembali beraktivitas normal karena rumah dan perabot rusak parah, sementara jaringan air bersih belum pulih.
Hingga Minggu malam, para relawan masih bersiaga menghadapi potensi cuaca buruk susulan dan memastikan bantuan tetap menjangkau seluruh warga terdampak.
