amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

DMC Dompet Dhuafa Ajak Relawan Sumbar Sadar Kesiapsiagaan Bencana Lewat Pelatihan Kebencanaan

Kota Padang—Di Pantai Ujung Batu, Kota Padang, 40 relawan gabungan dari Forum Zakat (FOZ) Sumatera Barat (Sumbar) dan berbagai komunitas relawan di Kota Padang menjadi peserta dalam Capacity Building Relawan Kebencanaan Sumatera Barat, pada Selasa (18/8/2026).

Dalam kegiatan peningkatan kapasitas tersebut, tim Mitigasi dan Diklat Bencana (MDB) dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menjelaskan banyak materi tentang kebencanaan, kesiapsiagaan bencana, kapasitas apa yang perlu dimiliki relawan saat terjun ke lokasi bencana, dan soal pengurangan risiko bencana.

Mochamad Syaiban, staf Mitigasi, dan Diklat Bencana DMC Dompet Dhuafa, menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ini selain bertujuan untuk kolaborasi dengan berbagai komunitas relawan, juga untuk membentuk sikap kesiapsiagaan masyarakat Sumbar, yang mula-mula diawali lewat para relawan.

“Maka para relawan/peserta dijelaskan tentang manajemen kebencanaan, atau pengetahuan tentang bencana itu apa, lalu tentang bagaimana menghadapi bencana, dan tentang kerelawanan. Kerelawanan ini agar para relawan mengetahui apa fungsi relawan di tempat bencana,” ujar Syaiban.

Selain itu, kata Syaiban, para relawan juga belajar langsung cara melakukan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan yang banyak ditemukan saat bencana terjadi, seperti teknik pertolongan pernapasan darurat atau resusitasi jantung paru (RJP).

Peningkatan kapasitas relawan kebencanaan ini terselenggara berkat kolaborasi antara DMC Dompet Dhuafa dengan Dompet Dhuafa Singgalang dan Dompet Dhuafa Volunteer Chapter Sumatera Barat.

Amrullah, PIC Kebencanaan dari Dompet Dhuafa Singgalang, mengatakan kegiatan tersebut ditujukan untuk menyiapkan relawan-relawan yang punya kapasitas dan pengetahuan yang penting saat bencana. Sehingga mereka siap turun dalam membantu penanganan bencana di sekitar Sumatra Barat dan daerah-daerah lainnya.

“Harapan kita kegaiatan ini bisa memberikan pembekalan kepada rekan-rekan insan kebencanaan untuk bisa meningkatkan skill dan kemampuannya agar siap siaga dalam menghadapi bencana,” kata Amrullah.

Pentingnya memiliki pengetahuan dan kapasitas tentang kebencanaan dinilai positif juga oleh Yani, salah satu peserta kegiatan.

Menurut Yani, relawan perlu memiliki pengetahuan kebencanaan yang memadai agar tahu langkah apa yang dilakukan saat bencana terjadi. Terutama untuk membantu orang-orang terdekat di sekitar tempat tinggalnya. Hal ini baik dalam upaya mengurangi dampak risiko kerugian akibat bencana yang dirasakan oleh masyarakat.

“Relawan perlu memahami sejauh mana pengetahuannya tentang bencana, dan mau untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya. Agar mereka siap dan bisa menentukan langkah pertama yang tepat ketika bencana terjadi. Dan mereka juga bisa menolong orang lain,” kata Yani yang tergabung dalam Sakato Community Hub.

Kawan Baik, Indonesia adalah salah satu negara paling rawan bencana di dunia. Karena itu, kesiapsiagaan semestinya bukan sekadar pengetahuan, melainkan budaya yang tertanam dalam diri setiap orang.

Pelatihan seperti Capacity Building Relawan Kebencanaan ini adalah salah satu langkah nyata menuju ke sana. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Berjibaku hingga Dini Hari, Tim DMC Dompet Dhuafa Padamkan Titik Api di Ogan Ilir

Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Sukri menerangkan bahwa api muncul di ladang padi di Desa Ulak Sugeleng,…

18 hours ago

Rumah Aman Asap, Ikhtiar Menjaga Napas dan Harapan Warga di Tengah Karhutla

Palangka Raya, Kalimantan Tengah — Ketika kabut asap menyelimuti Palangka Raya, ancaman kebakaran hutan dan…

1 day ago

Jangan Takut dengan Spanduk, Ia Bisa Jadi Kreasi Berkelanjutan

Jakarta—“Gue punya dosa bikin sampah, lalu apa yang bisa gue lakuin?” aku MG Pringgotono pada…

2 days ago

Kolaborasi Darling Dompet Dhuafa dan NYK Line Indonesia Hadirkan 900 Paket Sarapan Bergizi

Jakarta–Di balik gedung-gedung yang menjulang tinggi, terdengar langkah tangguh para pejuang rupiah yang berpacu dengan…

2 days ago

Kami Belum Pulih

Setiap kali pemulihan dikatakan, ada sisi yang belum terungkap yang kerap kali menciptakan jarak: kondisi…

6 days ago

Peringati Bulan PRB 2026, DMC Dompet Dhuafa DMC Dompet Dhuafa Edukasi Santri tentang Kesiapsiagaan Bencana

Serang, Banten—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menggelar sosialisasi dan edukasi Sekolah Siaga Bencana di…

7 days ago