
Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket bantuan berupa sembako dan hygiene kit untuk penyintas di Desa Mbay II dan Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis (10/09/2026).
Melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan langsung kepada tangan-tangan penyintas. Sebanyak 100 KK/ 403 jiwa penyintas terbantu dengan kebaikan dari AMAG.


“Kami memahami bahwa proses pemulihan setelah bencana membutuhkan waktu dan dukungan dari berbagai pihak. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus memberikan semangat untuk terus bangkit. Semoga kondisi di NTT dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kepala Cabang AMAG Bali, Bapak I Nyoman Deuteronomy saat mendistribusikan bantuan kepada penyintas gempa NTT.
Tim Dompet Dhuafa mengangkut semua bantuan dengan kendaraan taktis dan melewati hamparan tanah yang tandus dan kering. Beberapa rumah warga terlihat rusak: retak, rubuh dan tidak layak huni.


Meski penyintas mulai kembali pada aktivitas sehari-harinya, rasa khawatir tetap meliputi tubuh warga. Seraya memori kolektif, ketika gempa susulan guncang kembali, mereka langsung segera evakuasi diri.
Dengan kondisi ini, angin kebaikan datang bersama AMAG. AMAG, sebagai sebuah perusahaan, terketuk melihat kondisi penyintas gempa NTT yang masih membutuhkan uluran tangan. AMAG dan Dompet Dhuafa akan merencanakan program keberlanjutan untuk membantu penyintas gempa NTT dalam jangka panjang.

“Bagi kami, bantuan ini bukan hanya mengenai apa yang diberikan, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat hadir ketika masyarakat sedang membutuhkan. Kami berharap apa yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi penerima dan sedikit membantu mereka dalam menjalani masa pemulihan,” ungkap Tim AMAG Bali, Agus Made seusai mendistribusikan bantuan kepada penyintas gempa NTT.
Berdasarkan laporan per-11 September 2026, Dompet Dhuafa telah memberikan layanan bantuan sebanyak 23.800 jiwa. Mulai dari layanan Psychological First Aid (PFA), logistik pangan dan non-pangan, permakanan, SAR-Evakuasi, kesehatan, layanan air bersih, layanan internet, dan masjid darurat.
Gempa bumi NTT mengganggu 56.577 jiwa terdampak dan mengungsi. Sebanyak 102.384 unit rumah rusak; 2.147 fasilitas pendidikan terdampak; 1.915 fasilitas umum terdampak; 663 kantor rusak; 620 rumah ibadah rusak; 157 fasilitas kesehatan terdampak; dan 4 pasar tradisional terdampak.
“Kami sangat terbantu dengan insiatif kebaikan dari kawan-kawan AMAG. Kami sangat terima kasih atas kolaborasi ini. Semoga kolaborasi kebaikan ini mampu mengembalikan kembali semangat penyintas untuk menatap kembali masa depannya,” ujar Kepala Bagian Tanggap Darurat, Pemulihan, Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa, Eka Suwandi.
Hingga kini DMC masih terus membersamai untuk percepatan pemulihan penyintas gempa di NTT. Semoga masyarakat atau penyintas terdampak gempa bisa segera pulih dan mampu menata kembali masa depannya. (Arifian Fajar Putera/ DMC Dompet Dhuafa)
