LPM Dompet Dhuafa Bantu Korban Rumah Runtuh Pondok Pinang

Jakarta-Belum hilang rasa lelah Komarudin usai membanting tulang mencari nafkah, terbit kepanikan luar biasa yang seketika melanda.

Keheningan Sabtu (22/8/2026) menjelang tengah malam di Jalan H Nurisan, RT 08/RW 03, Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mendadak pecah oleh dentuman keras dan padamnya aliran listrik secara mendadak.

Tanpa ada peringatan, lantai dua berbahan beton di rumah Komarudin ambruk seketika sekira pukul 23-an WIB.

Reruntuhan material bangunan yang roboh menimbun istrinya, Tarini (37), yang sedang hamil besar, serta anak-anak mereka yang tengah terlelap di dalam rumah.

“Tak ada firasat. Tak ada suara peringatan. Tiba-tiba, brak!, lantai atas ambruk,” kenang Komarudin memapar musibah yang menimpa keluarganya.

Sebelum listrik padam, tetangga sekitar sempat mendengar suara tembok retak diikuti guguran pasir dari atap kanopi yang merusak struktur utama bangunan.

Benturan material beton membuat Tarini tak sadarkan diri akibat luka di kepala dan kaki. Ketiga korban yang sempat tertimbun—termasuk anak-anaknya—terperangkap di bawah puing reruntuhan.

Warga setempat yang mencoba menolong sempat kesulitan karena akses masuk tertutup rapat oleh bongkahan material.

Menerima laporan, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan 11 personel ke lokasi.

Evakuasi bangunan rumah runtuh berlangsung dramatis. Korban berhasil dievakuasi setelah petugas membongkar akses reruntuhan dengan hati-hati.

Usai mendapat perawatan medis, para korban diperbolehkan pulang. Namun, lantaran rumah hancur total dan dipasangi garis polisi, keluarga beranggotakan empat jiwa ini terpaksa mengungsi di posyandu terdekat tanpa sempat menyelamatkan harta benda.

Merespons kondisi darurat tersebut, Tim Program Layanan Mustahik (Lamusta) Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa pada kesempatan utama menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan mendesak bagi keluarga korban pada Senin (24/08/2026).

“Jujur, ini bantuan pertama yang kami terima. Terima kasih banyak kepada donatur LPM Dompet Dhuafa atas kepeduliannya,” tutur Komarudin dengan mata berkaca-kaca. (Cipto Dewantoro/ ID Humanity Dompet Dhuafa)