amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

DMC Dompet Dhuafa Terus Berikhtiar Membersamai Penyintas Gempa NTT

Nagekeo, NTT–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melalui Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur menyalurkan bantuan logistik pangan dan non pangan bagi penyintas gempa NTT di Desa Marapokot, Desa Tonggurambang dan Desa Kajulaki, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Selasa (29/09).

Penyaluran ini dikolaborasikan bersama Lembaga Simpan Pinjam (LPS) yang langsung diterima oleh penerima manfaat sebanyak 105 KK. Adapun penyaluran yang diberikan berupa 100 paket sembako, 75 paket hygiene kit, 15 kasur, 20 terpal, serta 30 pcs sarung. Selain itu terdapat juga beberapa bahan pangan yang berupa aneka sayur-mayur.

“Kami ingin hadir di sini juga sekaligus berupaya untuk meringankan sedikit beban saudara-saudara kami yang terdampak gempa di NTT melalui bantuan kebutuhan dasar yang kami salurkan bersama Dompet Dhuafa. Lewat penyaluran ini kami juga ingin bersilaturahmi dan menunjukkan kalau mereka tidak sendirian. Kami harap masyarakat bisa segera pulih kembali aktivitasnya. Mudah-mudahan bermanfaat,” ucap Bayu Permana Jati, Deputi Kepala Kantor KPW 2 LPS Surabaya.

Hingga kini, masyarakat sudah mulai menjalani rutinitas seperti semula. Namun, aktivitas mereka masih diliputi kekhawatiran karena gempa susulan masih terjadi meski dengan skala yang lebih kecil dan frekuensinya berkurang. Hal ini membuat sebagian besar masyarakat masih memilih untuk tinggal di tenda darurat yang didirikan di halaman rumah mereka.

Sementara bagi masyarakat yang tinggal di dekat laut masih diliputi kekhawatiran akan terjadinya tsunami. Sebagaimana yang dirasakan oleh Sulistiyah (56), salah satu penerima manfaat di Desa Marapokot.

Ia menyatakan belum sepenuhnya bisa kembali menjalani aktivitas seperti semula. Kediamannya yang berdekatan dengan Pelabuhan Marapokot, membuatnya was-was akan terjadinya tsunami.

“Sebelumnya pas awal-awal gempa, hampir satu bulan kami mengungsi di bukit. Sekarang kami sudah kembali ke rumah tetapi kami tetap tidur di tenda darurat di halaman rumah. Kami masih berjaga-jaga takut akan terjadi tsunami,” ujarnya cemas.

Sulistiyah, Warga Desa Marapokot, Aesesa, Nagekeo, NTT

Dengan kondisi tersebut, Sulistiyah mengatakan sangat merasa terbantu atas bantuan yang disalurkan Dompet Dhuafa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Dompet Dhuafa. Mudah-mudahan relawan dan para donaturnya selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan dalam semua urusannya, tidak ada kesulitan apapun karena telah membantu kami yang belum pulih setelah gempa,” ungkapnya.

Lewat penyaluran ini, menjadi bentuk komitmen DMC Dompet Dhuafa untuk terus membersamai penyintas hingga mereka pulih dan bisa kembali menata kehidupannya seperti semula. Mari saling mendoakan saudara-saudara kita agar selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam melalui masa sulitnya. (Shinta FN/ID Humanity Dompet Dhuafa).

ID HUMANITY

Recent Posts

ID Humanity Dompet Dhuafa Latih Relawan Tangguh Kegawatdaruratan

Solo, Jawa Tengah--Kondisi kegawatdaruratan dan bencana dapat terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa…

3 days ago

Bersama Ridwan Ghany, Dompet Dhuafa Hadirkan Keceriaan bagi Anak-anak di Sekolah Darurat SDI Waturedu, NTT

Nagekeo, NTT—Para siswa di SD Impress Waturedu, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, yang tampak jemu menunggu…

4 days ago

B.A.K.A Sambangi Pos Hangat DMC Dompet Dhuafa, Hadirkan Keceriaan bagi Anak-Anak Penyintas Gempa Flores

Manggarai, NTT— Malam Minggu (19/9/2026) di Pos Pengungsian Malos, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten…

1 week ago

Peringati Hari Keadilan Ekologis 2026, DMC Manifestasikan Bersama Penghijauan Alam Awang Bangkal Timur, Kalsel

Foto: Juli Haryadi/DMC Dompet Dhuafa Kalimantan Selatan–Sepanjang tahun 2026, berbagai bencana alam yang terjadi di…

2 weeks ago

Buka Dapur Umum, Dompet Dhuafa dan AASI Sediakan Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa NTT

Manggarai, NTT–Ketika Mama Elizabeth berbincang-bincang malam itu, tiba-tiba tanah bergetar. Setidaknya ada dua kali getaran…

2 weeks ago

Tiba Teing Dompet Dhuafa!

Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga…

2 weeks ago