amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Kotim, Kalteng — Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa hadirkan Sekolah Aman Asap atau yang disebut Safe School di SMPN 9 Sampit, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Rabu (16/09/2026).
Ruangan ini dilengkapi dengan kipas penyedot udara (exhaust fan), akuarium, serta berbagai tanaman guna menetralisir dampak asap yang sulit dihindari di lingkungan sekolah.
PIC Pemadaman Karhutla Kalimantan DMC Dompet Dhuafa, Erwandi Saputra, menyampaikan, “Dampak asap karhutla ini memang mengganggu dan merugikan bagi kita semua, tapi asap itu juga tidak hilang jika kita berdiam diri saja. Adalah Safe School, yang menjadi salah satu upaya dan dukungan agar kegiatan belajar mengajar tetap bisa berjalan dengan aman”.
Dampak kabut asap di wilayah Kotawaringin Timur masih terus dirasakan hingga saat berita ini ditulis.
Meski kondisi sudah terbilang darurat, namun kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka masih terus berlangsung.
Dalam program tersebut, sekitar 500 masker telah dibagikan kepada para siswa, siswi, dan tenaga pengajar.
Kepala Sekolah SMPN 9 Sampit, Jelita, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasinya terkait inisiatif ini. “Harapannya ruang aman asap (Safe School) ini bisa menjadi tempat berlindung dari asap jika ada siswa-siswi kami yang mengalami gangguan kesehatan selama proses pembelajaran berlangsung,” ujarnya.
Terus dukung pemadaman karhutla dan bersama jaga hutan Indonesia melalui digital.dompetdhuafa.org/donasi/karhutlakalimantan.
Hingga kini DMC masih terus membersamai untuk percepatan pemulihan penyintas karhutla di Kalimantan. Semoga masyarakat atau penyintas terdampak karhutla bisa segera pulih dan mampu menata kembali masa depannya. (Ronggo Wirasanu/ Andhika.S.Prabowo/ Arifian Fajar Putera/ ID Humanity Dompet Dhuafa)
Kotim, Kalteng—Dompet Dhuafa ajak warga mengadakan shalat istisqa di lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, Kelurahan…
Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket…
Nagekeo, NTT—Gempa bumi sebesar 7,7 magnitudo guncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15…
Manggarai Timur, NTT–Di Lamba Leda Utara, Dusun Lengkotong, Desa Satar Punda, Manggarai Timur, Nusa Tenggara…
Manggarai, NTT–Sudah hampir satu bulan, Habiba, 45 tahun, warga Jembatan Besi, Kelurahan Mata Air, tidak…
Padang—Dari sudut ke sudut ruangan di Gedung Kuliah Bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol,…