amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa NTT, Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa

Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket bantuan berupa sembako dan hygiene kit untuk penyintas di Desa Mbay II dan Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis (10/09/2026).

Melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan langsung kepada tangan-tangan penyintas. Sebanyak 100 KK/ 403 jiwa penyintas terbantu dengan kebaikan dari AMAG.

“Kami memahami bahwa proses pemulihan setelah bencana membutuhkan waktu dan dukungan dari berbagai pihak. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus memberikan semangat untuk terus bangkit. Semoga kondisi di NTT dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Kepala Cabang AMAG Bali, Bapak I Nyoman Deuteronomy saat mendistribusikan bantuan kepada penyintas gempa NTT.

Tim Dompet Dhuafa mengangkut semua bantuan dengan kendaraan taktis dan melewati hamparan tanah yang tandus dan kering. Beberapa rumah warga terlihat rusak: retak, rubuh dan tidak layak huni.

Meski penyintas mulai kembali pada aktivitas sehari-harinya, rasa khawatir tetap meliputi tubuh warga. Seraya memori kolektif, ketika gempa susulan guncang kembali, mereka langsung segera evakuasi diri.

Dengan kondisi ini, angin kebaikan datang bersama AMAG. AMAG, sebagai sebuah perusahaan, terketuk melihat kondisi penyintas gempa NTT yang masih membutuhkan uluran tangan. AMAG dan Dompet Dhuafa akan merencanakan program keberlanjutan untuk membantu penyintas gempa NTT dalam jangka panjang.

“Bagi kami, bantuan ini bukan hanya mengenai apa yang diberikan, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat hadir ketika masyarakat sedang membutuhkan. Kami berharap apa yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi penerima dan sedikit membantu mereka dalam menjalani masa pemulihan,” ungkap Tim AMAG Bali, Agus Made seusai mendistribusikan bantuan kepada penyintas gempa NTT.

Berdasarkan laporan per-11 September 2026, Dompet Dhuafa telah memberikan layanan bantuan sebanyak 23.800 jiwa. Mulai dari layanan Psychological First Aid (PFA), logistik pangan dan non-pangan, permakanan, SAR-Evakuasi, kesehatan, layanan air bersih, layanan internet, dan masjid darurat.

Gempa bumi NTT mengganggu 56.577 jiwa terdampak dan mengungsi. Sebanyak 102.384 unit rumah rusak; 2.147 fasilitas pendidikan terdampak; 1.915 fasilitas umum terdampak; 663 kantor rusak; 620 rumah ibadah rusak; 157 fasilitas kesehatan terdampak; dan 4 pasar tradisional terdampak.

“Kami sangat terbantu dengan insiatif kebaikan dari kawan-kawan AMAG. Kami sangat terima kasih atas kolaborasi ini. Semoga kolaborasi kebaikan ini mampu mengembalikan kembali semangat penyintas untuk menatap kembali masa depannya,” ujar Kepala Bagian Tanggap Darurat, Pemulihan, Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa, Eka Suwandi.

Hingga kini DMC masih terus membersamai untuk percepatan pemulihan penyintas gempa di NTT. Semoga masyarakat atau penyintas terdampak gempa bisa segera pulih dan mampu menata kembali masa depannya. (Arifian Fajar Putera/ DMC Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Seragam yang Tak Kunjung Berganti

Gunungkidul, DIY–Celana merah SD itu kian menyempit di tubuh Muhammad Kurniawan. Namun, langkahnya menyusuri lorong…

19 hours ago

Dukung dan Bersamai Penyintas Gempa NTT, Sekolah BM 400 Salurkan Donasi bersama ID Humanity Dompet Dhuafa

Jakarta–Memasuki masa pemulihan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…

6 days ago

Kolaborasi DMC Dompet Dhuafa dan MUI Bangun Kesiapsiagaan dalam Mitigasi Bencana Megathrust Jawa Timur

Jawa Timur–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menggelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Megathrust…

7 days ago

Agar Anak-anak Aman dari Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Aktivasi Program Safe School di Sumatra Selatan

Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi program Safe…

1 week ago

PRB YES DMC Dompet Dhuafa Ajak Anak Muda Belajar Mitigasi Bencana dari Masyarakat Adat Cisungsang

Lebak, Banten—Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa…

1 week ago

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Cordofa Hadirkan Layanan Dai Seribu Pulau

Jakarta—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali menghadirkan layanan Dai Seribu…

1 week ago