4TDK dan Dompet Dhuafa Bantu Pemulihan Gempa NTT

Nagakeo, NTT—Uluslararasi İnsani Kalkinma Derneği/ International Human Development Organization (4TDK) dan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa memberikan 52 paket sembako untuk 52 KK/156 jiwa penyintas di dua pengungsian yang terletak di perbukitan jalur Maropokot, Kelurahan Tonggu Rambang, Kecamatan Aesesa pada Selasa (01/09/2026).

Turut hadir perwakilan 4TDK, Bapak Moanes Muhammad Shaat selaku Tim Program 4TDK Mesir yang juga merupakan warga asli Gaza, Palestina memberikan bantuan langsung kepada penyintas gempa bumi NTT. Adapun bantuan ini menyasar kelompok rentan.

“Kami ikut merasakan apa yang Bapak dan Ibu rasakan. Situasi di Gaza tentu berbeda dengan musibah bencana alam di sini, tetapi kepedihan dan dampaknya tetaplah sama bagi kita semua,” imbuhnya.

“Semoga Allah selalu memberkahi Bapak dan Ibu dengan kesehatan dan umur panjang. Semoga anak-anak di sini menjadi generasi yang membanggakan bagi agama dan bangsa. Insyaallah, kita dipertemukan kembali di tanah Gaza dan bisa salat berjemaah bersama di Masjidil Aqsa,” sambungnya.

4TDK merupakan mitra Dompet Dhuafa dalam bantu pemulihan masyarakat terdampak bencana dan krisisi kemanusiaan internasional. Salah satu misi kemanusiaan yang dikolaborasikan adalah pemulihan masyarakat Palestina atas penjajahan Zionis.

4TDK dan Dompet Dhuafa mengemas satu persatu paket sembako dan menyalurkan langsung kepada mereka yang membutuhkan.

Diterpa cuaca panas yang terik, tim melaju dengan kendaraan taktis untuk penyaluran. Terlihat penyintas mulai dari orang tua hingga anak-anak sangat bahagia dengan kehadiran dan bantuan dari kawan baik internasional.

Penyintas bahkan memberikan syal rajut tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bentuk penghargaan 4TDK yang telah peduli kepada kawan saudaranya di Indonesia.

Penyintas juga tersentuh ketika mengetahui bahwa Moanes Muhammad Shaat yang hadir merupakan warga asli Gaza, Palestina. Mengingat hingga hari ini Palestina juga masih membutuhkan bantuan dari masyarakat dunia untuk terbebas dari penjajahan Zionis.

“Terima kasih atas bantuan, kami sudah menerima. Semoga umat yang membantu kami ini diberi rizki yang lancar dan umur yang panjang serta kembali pulang dengan selamat,” ujar Salma salah satu penerima manfaat.

“Free Palestine,” ujar ibu penerima manfaat lainnya.

Hingga kini DMC masih terus membersamai untuk percepatan pemulihan penyintas gempa di NTT.

Semoga masyarakat atau penyintas terdampak gempa bisa segera pulih dan mampu menata kembali masa depannya.

Semoga juga Palestina segera merdeka, karena sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan (Arifian Fajar Putera/ ID Humanity Dompet Dhuafa)