amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Bersama Ridwan Ghany, Dompet Dhuafa Hadirkan Keceriaan bagi Anak-anak di Sekolah Darurat SDI Waturedu, NTT

Nagekeo, NTT—Para siswa di SD Impress Waturedu, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, yang tampak jemu menunggu jam pulang sekolah, seketika bersorak sorai saat Ridwan Ghany, Super Volunteer Dompet Dhuafa, menyambangi ruang kelas darurat mereka pada Rabu (23/09).

Meski suasana ruang kelas terasa sesak dan panas karena cuaca terik siang hari, kedatangan sang aktor sebagai relawan kemanusiaan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, mampu membangun suasana bahagia dan mengembalikan keceriaan mereka.

SD Impress Waturedu merupakan salah satu sekolah yang terdampak gempa bumi NTT pada 15 Agustus lalu. Guncangan gempa berkekuatan magnitudo 7,7 menghancurkan ruang kelas mereka sehingga kegiatan belajar-mengajar terpaksa dialihkan ke tenda darurat dengan menggabungkan dua kelas dalam satu tenda.

Saat menghampiri ruang kelas darurat mereka, Ridwan menghibur para siswa dengan mengajak mereka saling berbagi cerita tentang cita-cita. Ajakan itu langsung disambut jawaban riuh anak-anak dengan saling unjuk tangan satu per satu.

“Saya senang melihat semangat anak-anak sekolah di sini luar biasa. Karena kegiatan belajar mengajar bisa tetap berjalan seperti biasa, meski mereka harus belajar di ruang kelas darurat akibat ruang kelasnya terdampak gempa dan dikhawatirkan bisa roboh sewaktu-waktu,” ujarnya.

Ridwan juga mengungkapkan, ia begitu terkesan dengan semangat belajar anak-anak sehingga menciptakan suasana positif dalam ruang kelas darurat tersebut.

“Karena semangat belajar mereka ini luar biasa, jadi meskipun mereka belajar di ruang kelas darurat, tetapi terasa lebih istimewa karena suasananya kayak sekolah alam,” imbuhnya.

Usai meninjau langsung kondisi sekolah tersebut, Ridwan berharap agar semakin banyak uluran kebaikan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak di NTT.

“Tentunya dalam fase pemulihan ini, dukungan kita bersama sangat dibutuhkan bagi masyarakat terdampak di NTT ini. Begitu pun anak-anak di sekolah seperti ini. Mudah-mudahan setelah informasi ini tersebar, kita semua bisa mengulurkan kebaikan bersama para relawan Dompet Dhuafa. Minimal kita bisa turut mendoakan atau bantu share informasi ini ke media sosial masing-masing,” pungkasnya.

Kedatangan Ridwan di sekolah tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara peresmian Program Renovasi Sekolah yang akan dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa.

Dalam acara ini juga turut dilakukan prosesi Peletakan Batu Pertama Rumah Sementara (Rumtara) bagi masyarakat terdampak gempa di NTT yang digelar bersama Wakil Ketua Dompet Dhuafa, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, serta Kepala Cabang Dompet Dhuafa NTT. Tahap awal realisasi Rumtara akan dibangun sebanyak 25 unit untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Nagekeo.

Program Rumtara ini menjadi langkah awal memasuki fase pemulihan pasca gempa. Sejak fase tanggap darurat, Dompet Dhuafa melalui DMC telah menggelar berbagai layanan kemanusiaan yang mencakup layanan kesehatan, pendidikan, air bersih, pemenuhan kebutuhan dasar hingga membantu pencarian dan pertolongan korban gempa.

Hingga 23 September 2026, layanan tanggap darurat Dompet Dhuafa telah menjangkau 25.863 jiwa di berbagai wilayah terdampak gempa di NTT. (Shinta FN/ID Humanity Dompet Dhuafa).

ID HUMANITY

Recent Posts

Lemon Casino Nederland: Localized Gaming Experience for Players

Lemon Casino Nederland: Localized Gaming Experience for PlayersAs an enthusiastic online gaming reviewer, my name…

12 hours ago

Gokstrategieën voor casino zonder cruks Nederland: Kies de beste website

Gokstrategieën voor casino zonder cruks Nederland: Kies de beste websiteMijn naam is Jan de Vries,…

17 hours ago

B.A.K.A Sambangi Pos Hangat DMC Dompet Dhuafa, Hadirkan Keceriaan bagi Anak-Anak Penyintas Gempa Flores

Manggarai, NTT— Malam Minggu (19/9/2026) di Pos Pengungsian Malos, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten…

5 days ago

Peringati Hari Keadilan Ekologis 2026, DMC Manifestasikan Bersama Penghijauan Alam Awang Bangkal Timur, Kalsel

Foto: Juli Haryadi/DMC Dompet Dhuafa Kalimantan Selatan–Sepanjang tahun 2026, berbagai bencana alam yang terjadi di…

7 days ago

Buka Dapur Umum, Dompet Dhuafa dan AASI Sediakan Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa NTT

Manggarai, NTT–Ketika Mama Elizabeth berbincang-bincang malam itu, tiba-tiba tanah bergetar. Setidaknya ada dua kali getaran…

1 week ago

Tiba Teing Dompet Dhuafa!

Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga…

1 week ago