amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Jakarta—Di Minggu pagi (2/11/2025) yang luang, sembilan belas anak berkumpul di lantai 2 di salah satu bangunan RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Cilincing, Jakarta Utara. Mereka terbagi ke dalam enam kelompok kecil. Dalam grup-grup kecil itu, mereka menyimak kakak volunteer bercerita tentang sejarah Betawi, Kisah Si Pitung, dan cerita-cerita lain dari Jakarta.
Setelah anak-anak mendengarkan cerita, berpendapat, dan menceritakan balik pengalaman asyik jadi warga Jakarta, giliran mereka mengajarkan kakak-kakak volunteer menari tarian tradisional Betawi, Sirih Kuning.
Ujung acara, anak-anak berkesempatan meluapkan kreativitasnya lewat goresan warna-warni di atas kertas layang-layang.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini adalah inisiasi Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jabodetabek dan Rumah Alaika (komunitas belajar di RPTRA Cilincing) untuk mengajak anak-anak yatim dan dhuafa sekitar Cilincing bermain dan belajar.
Novi, koordinator DDV Jabodetabek, mengatakan kegiatan ini punya tajuk “Kisah-Kasih Literasi Masa Kini”, yang bertujuan mengenalkan sejarah Kota Jakarta dan memantik rasa ingin tahu anak-anak tentang budaya-budaya Betawi.
Menurut Novi, rasa penasaran anak-anak perlu dirangsang lewat kegiatan bercerita, agar mereka punya keinginan untuk mencari tahu sendiri lewat buku-buku.
“Semoga sejarah tentang Jakarta bisa terus dikenang oleh adik-adik. Dan mereka bisa tahu dan menghargai perjuangan pahlawan-pahlawan terdahulu, dan mereka tahu bagaimana Jakarta di zaman dahulu hingga bisa jadi seperti sekarang ini,” ucap Novi.
Aira (13), menyampaikan kesannya mengikuti kegiatan bersama kakak-kakak DDV. “Seneng banget, kak. Bisa main bareng, belajar bareng, dan menggambar bareng kakak-kakak DDV. Tadi kita juga ngajarin kakak-kakak menari Sirih Kuning,” kata Aira.
Di sisi lain, diadakannya kegiatan ini ditujukan juga untuk memberikan ruang para volunteer Jabodetabek untuk melakuan aksi kebaikan di sela-sela kesibukannya.
Kisah Kasih Literasi Masa Kini yang diadakan DDV Jabodetabek merupakan bagian dalam Gerakan Literasi Nasional yang digalakkan DDV. Ada berbagai kegiatan literasi yang juga dilakukan teman-teman DDV di seluruh Indonesia.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jabodetabek berupaya menumbuhkan kembali semangat cinta budaya dan literasi di kalangan anak-anak. (Muhammad Afriza Adha/ID Humanity Dompet Dhuafa)
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa melapor langsung kepada Gubernur Provinsi Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) terkait kinerja…
Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa lakukan percepatan pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di Aceh untuk para penyintas…
Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa renovasi fasilitas Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Meunasah Mancang, Kecamatan…
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa gelar rapat koordinasi tim pemulihan bencana Aceh di Banda Aceh pada…
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa silaturrahim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh pada…
Pidie Jaya, Aceh -- "Setiap tahun selalu banjir, tetapi ini yang tertinggi. Semua barang-barang kami…