amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}img.acss43235{aspect-ratio:1/1;object-fit:cover;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Sekolah Terendam, Semangat Tak Padam: Bertahan dalam Asa Pendidikan

Pidie Jaya, Aceh — “Setiap tahun selalu banjir, tetapi ini yang tertinggi. Semua barang-barang kami terbawa,” ujar Ti Hajar (58) salah seorang guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Pidie Jaya, Kelurahan Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Bu Ti Hajar sudah berkiprah sebagai pendidik selama 32 tahun. Pengalaman pertama mengajar beliau pada saat itu dimulai dari tahun 1994.

Sebagai garda terdepan dalam mendidik generasi penerus, dia sangat sedih melihat kondisi tempat mengajarnya yang terendam lumpur.

Hal ini membuat kegiatan belajar mengajar sempat terhenti: ruang kelas penuh lumpur, perlengkapan belajar mengajar terbawa arus, dan buku pelajaran yang basah.

Seolah semesta sedang menguji masyarakat untuk memendam semangat mengejar pendidikan.

“Kelas terendam banjir dan lumpur tinggi hampir setinggi loteng,” sambungnya.

Para guru bersama-sama inisiatif membersihkan lumpur dari wilayah sekolah. Membutuhkan waktu yang lama dan kerja keras yang kuat untuk menggali dan menyapu lumpur yang berserakan: di lantai, di langit-langit ruang, dan meja bangku kelas.

“Sedih sekali kami,” Bu Ti Hajar mengingat kembali.

Beberapa murid masih ada yang belum bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Lantaran mereka masih mengungsi ke tempat kerabatnya yang nan jauh.

“Anak-anak (murid) kami juga ada yang mengungsi karena terendam sampai ada yang habis ke atap-atap rumah mereka,” lanjutnya.

Di tengah kesulitan itu para donatur Dompet Dhuafa menginisiasi gerakan Siap Sekolah, sebuah kampanye pendidikan dalam respons bencana banjir bandang Sumatera.

Salah satu turunan program tersebut adalah membangun Sekolah Darurat dan donasi perlengkapan sekolah.

Selain bagi siswa-siswi MIN 04 Pidie Jaya, Dompet Dhuafa telah mendirikan Sekolah Darurat bagi siswa-siswi MIN 1 Pidie Jaya. Lalu Dompet Dhuafa juga merenovasi beberapa infrastruktur SDN 03 Meureudu.

“Alhamdulillah dengan datangnya relawan-relawan yang sudah baik hati membantu sekolah kami sehingga sekolah kami untuk hari ini sudah bisa belajar,” pungkas Ti Hajar.

Guru kembali mengajar dan para murid menerima haknya untuk pendidikan.

Mari bersama pulihkan Aceh dan Sumatera dengan hadirkan ruang aman untuk belajar dan bermain seperti sedia kala. Salurkan bantuan terbaikmu melalui https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/sekolahsumatera .

ID HUMANITY

Recent Posts

Seragam yang Tak Kunjung Berganti

Gunungkidul, DIY–Celana merah SD itu kian menyempit di tubuh Muhammad Kurniawan. Namun, langkahnya menyusuri lorong…

1 day ago

Dukung dan Bersamai Penyintas Gempa NTT, Sekolah BM 400 Salurkan Donasi bersama ID Humanity Dompet Dhuafa

Jakarta–Memasuki masa pemulihan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…

6 days ago

Kolaborasi DMC Dompet Dhuafa dan MUI Bangun Kesiapsiagaan dalam Mitigasi Bencana Megathrust Jawa Timur

Jawa Timur–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menggelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Megathrust…

1 week ago

Agar Anak-anak Aman dari Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Aktivasi Program Safe School di Sumatra Selatan

Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi program Safe…

1 week ago

PRB YES DMC Dompet Dhuafa Ajak Anak Muda Belajar Mitigasi Bencana dari Masyarakat Adat Cisungsang

Lebak, Banten—Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa…

1 week ago

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Cordofa Hadirkan Layanan Dai Seribu Pulau

Jakarta—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali menghadirkan layanan Dai Seribu…

1 week ago