amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Flores Timur—Santri di Desa Watohari merayakan Hari Santri Nasional 2025 dengan mengikuti kuis Islami yang digelar oleh Dai Transformatif Dompet Dhuafa wilayah Flores Timur, Ustazah Siska Sulaeman.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (28/10/2025) di Masjid Al-Fajar Kukuweran, Desa Watohari, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Perayaan Hari Santri terselenggara atas kerja sama antara Dai Dompet Dhuafa dan Pengurus Masjid Al-Fajar Kukuweran. Santri dari Pondok Pesantren Riyadhus Shalihin Indonesia serta Pondok Tahfidz Insan Cendikia Watohari turut berpartisipasi dalam kuis berhadiah yang menguji wawasan keislaman mereka.
Selain kuis, para santri juga mengikuti kajian Islami bertema “Menyambung Juang, Merangkuh Masa Depan” yang disampaikan oleh Ustaz Muhidur.
Perayaan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membangun generasi berakhlak mulia dan berilmu, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kepala Desa Watohari, Sadri Kamarudin, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat belajar para santri di daerah pelosok.
“Meskipun Desa Watohari berada di ujung Kecamatan Solor Timur, kita memiliki pondok dan santri yang perlu dibina melalui program-program Dompet Dhuafa. Program Dai Dompet Dhuafa sangat baik untuk mengawal anak-anak kita yang memiliki hafalan Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Ustazah Siska Sulaeman menuturkan, peringatan Hari Santri bukan hanya ajang mengenang perjuangan santri terdahulu, tetapi juga menjadi titik tolak bagi generasi muda untuk terus berperan di tengah masyarakat.
“Momentum ini menjadi refleksi bagi saya sebagai Dai Transformatif yang baru ditugaskan, sekaligus dorongan bagi generasi muda agar terus mengawal diri dan semangat juang mereka,” ungkapnya.
Kalimantan Tengah–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa merespons kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin…
Padang, Sumatera Barat—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Singgalang merespons banjir yang…
Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan. Kuningan, Jawa Barat–Bagi…
Bantul, Yogyakarta—Upaya mewujudkan lingkungan yang hijau sekaligus produktif terus dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet…
Tangerang Selatan–ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Khadijah Learning Center,…
Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan. Katingan, Kalimantan Tengah--"Pertama kali menjadi relawan, saya…