amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Lumajang, Jawa Timur–Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Disaster Management Center (DMC) membagikan masker dan air mineral kepada penyintas erupsi Gunung Semeru pada Kamis (20/11/2025). Pendistribusian dilakukan di Dusun Oro-oro Ombo dan Dusun Gumuk Mas, Supiturang, Pronojiwo.
Pembagian bantuan ini merupakan bagian dari respons cepat tanggap bencana imbas hujan abu yang mulai menyelimuti pemukiman warga.
Sebelumnya pada Rabu (19/11/2025) terjadi eskalasi aktvitas vulkanik Gunung Semeru dari level III atau ‘Siaga’ ke level IV atau ‘Awas’.
Berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), jarak luncur awan panas saat erupsi kurang dari 13 km. Menyikapi situasi ini, pemerintah daerah telah menginformasikan kepada warga untuk berhati-hati.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan menetapkan status tanggap darurat selama 7 hari, terhitung mulai 19 November hingga 26 November 2025.
Laporan sementara Pusdalops BNPB pada Rabu (19/11/2025), terdapat tiga desa di dua kecamatan yang terdampak. Wilayah ini berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Desa tersebut yaitu Desa Supit Urang dan Desa Oro-Oro Ombo di kecamatan Pronojiwo, dan Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro.
Terdapat 300 pengungsi. Sebanyak 200 jiwa mengungsi di Balai Desa Oro-Oro Ombo dan 100 jiwa di SD 2 Supiturang.
Nur Samsi, salah seorang relawan DMC Dompet Dhuafa, mengungkapkan, “Kami melakukan koordinasi intensif dengan tim lokal untuk memastikan kebutuhan dan bantuan sampai tepat waktu kepada para penyintas.”
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan logistik dasar, namun juga untuk menggalang solidaritas dari berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi krisis ini.
Tim relawan dan masyarakat setempat bergotong-royong, membentuk jaringan kolaborasi yang kuat untuk mendukung upaya pemulihan.
Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat terus memperkuat respon cepat masyarakat terhadap bencana di Jawa Timur, serta mengajak masyarakat luas untuk lebih peduli dan aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan. (Anugrah Arief / Dompet Dhuafa Jawa Timur)
Sulawesi Tengah—Bulan Ramadan biasa menjadi momen pas untuk belajar lebih dalam tentang Islam. Kegiatan pesantren…
Bekasi—Saat memasuki bulan Ramadan biasanya hadir kehangatan dalam kebersamaan dengan keluarga. Namun, tampaknya hangatnya kebersamaan…
RS UI dan LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Keceriaan Ramadhan untuk Pejuang Sehat Talasemia. Depok—Kemuliaan bulan…
Ramadhan Inklusif bersama LPM Dompet Dhuafa. Bogor--Pada Kamis (12/03), ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga…
Aceh Tamiang—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan fidyah untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh…
oplus_2 Jakarta—Dompet Dhuafa hadirkan Grebek Kampung di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Kota Jakarta Barat pada…