amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Banjarnegara, Jawa Tengah–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa terus membantu penanganan bencana tanah longsor di Banjarnegara.
Pada Jumat (21/11/2025) pagi, tim DMC Dompet Dhuafa membagikan 500 porsi sarapan untuk penyintas yang mengungsi di Pos Pengungsian GOR Beji, Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Porsi sarapan untuk penyintas berupa bubur kacang hijau, dan minuman hangat, seperti teh, susu, dan kopi.
Ahmad Yamin Staf Tanggap Darurat DMC Dompet Dhuafa menerangkan sarapan disediakan juga untuk para relawan yang membantu penanganan bencana di Banjarnegara.
“Melalui layanan Pos Hangat, kami menyajikan 500 porsi untuk pengungsi di Beji. Alhamdulillah, yang porsi yang tersedia kami bagikan juga untuk para relawan di sekitar pos pengungsian,” ucap Ahmad, “Kami pastikan relawan tidak dalam keadaan perut kosong.”
Kehadiran layanan Pos Hangat diterima dengan baik oleh penyintas. Mulai dari anak-anak hingga lansia turut menikmati hidangan yang disediakan.
Salah satu penyintas, Frih Fitriani (33), mengatakan ketersediaan makanan di pos pengungsian membantu kebutuhan makanan untuk keluarganya yang kini terpaksa tinggal di pengungsian.
“Alhamdulillah sangat terbantu, apalagi kondisi sekarang kami tidak bisa bekerja. Kami saat ini tidak kekurangan makanan. Dari pagi sampai malam, selalu ada yang membantu,” ucap Frih.
Frih Fitriani merupakan warga Dusun Situkung yang terkena dampak bencana tanah longsor. Sebagian rumahnya hancur terbawa arus gerakan tanah.
Frih tidak sempat membawa apapun dari rumahnya selain pakaian yang ia pakai.
Kini Frih bersama suami serta dua anaknya mengungsi di Pos Pengungsian Gor Beji. Selama di pengungsian ia mencukupi kebutuhan pangan dari penyaluran dapur umum yang dikelola beberapa lembaga kemanusiaan, salah satunya dari DMC Dompet Dhuafa.
Selain menggulirkan persediaan makan lewat layanan Pos Hangat, DMC juga masih menerjunkan tim untuk membantu pencarian korban tertimbun yang masih hilang.
Melalui laporan terbaru dari BPBD Banjarnegara, Jumat (21/11/2025), 20 orang masih dalam proses pencarian.
Kawan Baik, mari kirimkan doa terbaik untuk penyintas agar kuat dalam menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa melapor langsung kepada Gubernur Provinsi Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) terkait kinerja…
Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa lakukan percepatan pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di Aceh untuk para penyintas…
Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa renovasi fasilitas Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Meunasah Mancang, Kecamatan…
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa gelar rapat koordinasi tim pemulihan bencana Aceh di Banda Aceh pada…
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa silaturrahim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh pada…
Pidie Jaya, Aceh -- "Setiap tahun selalu banjir, tetapi ini yang tertinggi. Semua barang-barang kami…