amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Dompet Dhuafa Bahas Pemulihan Gempa Myanmar dengan KBRI di Yangon

MYANMAR – Pada Sabtu (05/04/2025), tim respons Dompet Dhuafa dari Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan pasca-gempa besar di Myanmar, hari ini melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon. Kedatangan tim yang bertugas melakukan pencarian, pertolongan, dan assessment di wilayah terdampak, disambut hangat oleh Charge d’ Affaires KBRI Myanmar, Muhammad Arif Hidayatullah, dan Minister Counsellor, Harlianto Tarmizi.

Pertemuan yang berlangsung pada pagi hari waktu setempat itu merupakan bagian dari upaya koordinasi dan pelaporan perkembangan misi kemanusiaan Dompet Dhuafa. Diskusi utama dalam pertemuan tersebut berfokus pada “Pembicaraan Tindakan Darurat dan Pemulihan Pasca-Gempa di Myanmar,” sesuai dengan catatan yang dihimpun oleh tim respons Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa. Mereka yang tiba di Myanmar pada Kamis (03/04/2025), juga menyampaikan berbagai temuan dan tantangan yang dihadapi selama menjalankan misi.

Dalam diskusi tersebut, terungkap beberapa kendala operasional yang dihadapi tim, terutama terkait birokrasi dan prosedur yang kompleks dalam penanganan bencana di tingkat internasional maupun domestik. Proses perizinan dan koordinasi antarinstansi menjadi salah satu poin yang disoroti, di mana perbedaan kecepatan respons antar negara juga menjadi catatan penting. Tim mencatat bahwa China mampu mengirimkan tim penyelamat hanya dalam waktu 18 jam setelah gempa terjadi.

Selain tantangan birokrasi, Dompet Dhuafa juga telah melakukan assessment terkait kerusakan infrastruktur, kondisi para korban, serta potensi tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi yang dibutuhkan pasca-darurat. Mereka juga menekankan pentingnya kerja sama dengan organisasi non-pemerintah (NGO) setempat untuk memaksimalkan sumber daya lokal dalam mendukung upaya pertolongan dan pemulihan.

Tim respons Dompet Dhuafa dari Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan pasca-gempa besar di Myanmar, hari ini melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Sabtu (05/04/2025).

Dalam pertemuan dengan pihak KBRI, Dompet Dhuafa menyampaikan rekomendasi perbaikan sistem respons bencana internasional, termasuk perlunya penyederhanaan prosedur darurat dan percepatan mekanisme pengiriman bantuan. Pengembangan kapasitas dan peningkatan koordinasi antarinstansi juga menjadi poin penting yang didiskusikan.

Sebagai tindak lanjut dari misi ini, Dompet Dhuafa telah mengidentifikasi beberapa action items, antara lain evaluasi prosedur birokrasi kebencanaan, pengembangan protokol respons cepat, penguatan kemitraan dengan NGO lokal, dan analisis mendalam strategi penanganan bencana.

“Dompet Dhuafa akan berada di Myanmar sekiranya hingga tanggal 8 April 2025 untuk terus melakukan upaya bantuan dan assessment. Bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan meliputi kebutuhan makanan dan obat-obatan,” ucap Dedi Fadlil, salah satu tim respon kemanusiaan Dompet Dhuafa di Myanmar, melalui laporannya, Sabtu (05/04/2025).

Tim respons Dompet Dhuafa dari Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan pasca-gempa besar di Myanmar, hari ini melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Sabtu (05/04/2025).

KBRI Myanmar memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras Dompet Dhuafa dalam misi kemanusiaan ini. Pihak KBRI juga menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung dan memfasilitasi kelancaran tugas tim selama berada di Myanmar. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara tim kemanusiaan Indonesia dan perwakilan negara dalam upaya membantu korban gempa di Myanmar.

Saat ini, ribuan penyintas gempa bumi di Myanmar sangat membutuhkan uluran tangan untuk mendapatkan makanan, air bersih, tempat berlindung yang aman, serta perawatan medis yang memadai. Dompet Dhuafa mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam kepedulian dan memberikan harapan bagi para korban melalui donasi yang dapat disalurkan melalui tautan digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayformyanmar . Setiap bantuan yang diberikan akan menjadi penopang hidup bagi mereka yang sedang berjuang bangkit dari dampak gempa bumi ini. (Dompet Dhuafa)

Teks & Foto: Dhika, Dedi, DMC Dompet Dhuafa

Penyunting: Dedi Fadlil

ID HUMANITY

Recent Posts

Peringati Hari Keadilan Ekologis 2026, DMC Manifestasikan Bersama Penghijauan Alam Awang Bangkal Timur, Kalsel

Foto: Juli Haryadi/DMC Dompet Dhuafa Kalimantan Selatan–Sepanjang tahun 2026, berbagai bencana alam yang terjadi di…

1 day ago

Buka Dapur Umum, Dompet Dhuafa dan AASI Sediakan Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa NTT

Manggarai, NTT–Ketika Mama Elizabeth berbincang-bincang malam itu, tiba-tiba tanah bergetar. Setidaknya ada dua kali getaran…

2 days ago

Tiba Teing Dompet Dhuafa!

Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga…

3 days ago

Ikhtiar Pemulihan dari Karhutla, Dompet Dhuafa Ajak Warga Shalat Istisqa

Kotim, Kalteng—Dompet Dhuafa ajak warga mengadakan shalat istisqa di lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, Kelurahan…

3 days ago

Sekolah Aman Asap untuk Kalimantan Tengah

Kotim, Kalteng — Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa hadirkan Sekolah Aman Asap atau yang…

3 days ago

100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa NTT, Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa

Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket…

5 days ago