amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}img.acss43235{aspect-ratio:1/1;object-fit:cover;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Depok—Di Hari Pahlawan Nasional 2025, Senin (10/11/2025) kelompok pasien disabilitas mental melakukan aksi bersih-bersih makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalimuya, Cilodong, Kota Depok.
Mereka menyapu sampah daun kering di setiap sudut kompleks pemakaman sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, dan juga sebagai terapi pemulihan untuk diri mereka sendiri.
Sekelompok pasien disabilitas mental tersebut adalah Tim B’Beres, warga binaan Yayasan Ibnu Ruslan PMC (Pondok Mental Care) mitra dari Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa.
Dalam program Pendampingan Disabilitas Mental (PDM), LPM Dompet Dhuafa membentuk Tim B’Beres sebagai pemberdayaan pasien disabilitas mental. Anggotanya adalah mereka yang telah dinyatakan pulih 90% dan sudah bisa terlibat dalam kerja-kerja produktif yang lebih luas di masyarakat.
Sejak pembentukannya di bulan Agustus 2025 lalu, Tim B’Beres telah membersihkan berbagai fasilitas publik, seperti masjid, taman, sekolah, dan lain-lain.
Melibatkan pasien disabilitas mental dalam kerja-kerja sosial diharapkan menjadi stimulus terciptanya rasa kepercayaan diri bahwa mereka bisa terintegrasi dalam hubungan sosial di masyarakat. Dengan rasa percaya diri yang tumbuh, proses pemulihan akan lebih cepat.
Di pondok rehabilitasi, Tim B’Beres pun melakukan banyak hal yang baik untuk masa penyembuhan mereka, misalnya mengelola budidaya pertanian
Melalui program Pendampingan Disabilitas Mental, Dompet Dhuafa berkomitmen menciptakan ekosistem yang inklusif, di mana setiap individu, termasuk penyintas disabilitas mental, memiliki kesempatan untuk berdaya dan berkontribusi bagi lingkungan.
Teks dan Foto: Muhammad Afriza Adha
Gunungkidul, DIY–Celana merah SD itu kian menyempit di tubuh Muhammad Kurniawan. Namun, langkahnya menyusuri lorong…
Jakarta–Memasuki masa pemulihan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…
Jawa Timur–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menggelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Megathrust…
Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi program Safe…
Lebak, Banten—Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa…
Jakarta—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali menghadirkan layanan Dai Seribu…