amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Kasuistik Cordofa: Ajak Masyarakat Pahami Dampak dari Konflik Iran dengan AS-Israel

Tangerang Selatan—Perang Iran dengan Amerika Serikat-Israel telah menimbulkan berbagai dampak yang dirasakan secara global. Dampak tersebut bahkan dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari seperti naiknya harga minyak dunia yang kemudian berujung pada kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

Hal ini pun banyak menjadi perbincangan masyarakat baik secara daring di media sosial maupun secara luring dalam berbagai forum. Namun, dalam perbincangan isu tersebut juga menimbulkan banyak perdebatan satu sama lain.

Merespon hal itu, ID Humanity melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) menggelar Kajian Khusus Islam Tematik (Kasuistik) di Masjid Jami Bintaro Jaya, pada Selasa (28/04). Bertajuk “Konflik Iran dengan USA-Israel: Mendukung Salah Satu Pihak atau Abstain”, kajian tersebut diikuti sebanyak 50 peserta.

Dalam pelaksanaannya, kajian ini dipaparkan oleh dua pemateri yakni Dr. Hendri Shalahuddin, M.I.R.K.H-Direktur Eksekutif Insists dan Agung Nurwijoyo, S.Sos., M.SC-Dosen Hubungan Internasional Universitas Indonesia.

Masing-masing pemateri menjelaskan bagaimana konflik tersebut bermula hingga perkembangannya sampai saat ini.

Menurut Agung Nurwijoyo, konflik tersebut penting untuk dipahami setiap orang karena dampaknya yang tidak hanya dirasakan kedua pihak yang berkonflik, melainkan juga begitu nyata dan masif dirasakan secara global.

“Jadi yang terlihat dalam perkembangan konflik tersebut dalam beberapa hari ini tentu ini juga berbicara dalam aspek siapa yang didzolimi dan yang mendzolimi. Namun yang jadi poin penting sebenarnya ini adalah perang yang begitu nyata dan masif. Sehingga hari ini pun kita tidak bisa sekedar diam tetapi harus bisa melek secara geopolitik yang terjadi,” ujarnya.

Agung juga menyebut pentingnya keterlibatan masyarakat Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas muslim untuk mendorong upaya diplomasi pemerintah Indonesia dalam mencapai keadilan dan perdamaian atas konflik tersebut.

“Dalam konteks perang di Iran, ketidakmauan Iran untuk duduk sama AS itu karena Iran merasa tidak adil. Iran ingin duduk bareng bicara tentang perdamaian, tapi kalau posisinya tidak adil itu sulit juga. Maka dalam konteks diplomasi Indonesia juga harus mendorong keadilan untuk perdamaian. Itu menjadi sesuatu hal yang utama saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu peserta kajian, Dina Nafa Dilla Rachmatsyah (21) menyatakan, kajian ini membuatnya lebih menyadari pentingnya memahami konflik global yang sedang terjadi.
“Setelah pemaparan kedua pemateri ini, semakin menyadarkan saya kalau penting sekali memahami konflik yang sedang terjadi karena memang ternyata sangat berpengaruh untuk dunia. Apalagi ini juga berdampak pada ekonomi seperti misalnya adanya kenaikan harga BBM,” ujarnya.

Kajian ini pun menjadi kajian perdana program Kasuistik Cordofa. Ke depannya program Kasuistik akan terus hadir untuk membuka wawasan kaum muslimin terkait topik-topik yang sedang menjadi perbincangan hangat di masyarakat. (ID Humanity/Shinta FN)

ID HUMANITY

Recent Posts

Breakfast Care Darling Salurkan 300 Paket Sarapan Gratis Bagi Para Pekerja

Jakarta—Di tengah hiruk pikuk pagi ibu kota, para pejuang rupiah tampak sumringah saat tim Dapur…

9 hours ago

Berbagi Rasa, Merajut Asa Pekerja: Darling LPM Dompet Dhuafa Berbagi 2.500 Paket makan siang bagi Para Pekerja

Tangerang—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) membagikan 2.500 paket makan siang bagi…

10 hours ago

Dari Duka ke Harapan, Dompet Dhuafa Dampingi Korban Kecelakaan Bekasi Bangkit Kembali

Layanan Dompet Dhuafa untuk Korban Kecelakaan Bekasi. Bekasi—Dompet Dhuafa silaturahmi kepada keluarga korban kecelakaan yang…

4 days ago

Taman Edukasi Mangrove DMC Dompet Dhuafa Hadirkan Edukasi Lingkungan Sekaligus Mitigasi Bencana

Pacitan–Setelah melakukan kegiatan ‘Kamis Bersih’ di sekolah, anak-anak TK Sari Mulya berduyun-duyun mendatangi Taman Edukasi…

4 days ago

Sinergikan Layanan, LPM Dompet Dhuafa Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Antar Program Pembinaan

Bogor—Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar Silaturahmi dan Koordinasi Program Pembinaan di 5G Resort,…

4 days ago

Hadapi Krisis Iklim, DMC Dompet Dhuafa Bangun Greenhouse untuk Petani Gunungkidul

Gunungkidul—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) meresmikan program greenhouse di Dusun Gagan,…

4 days ago