amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Mojokerto, Jawa Timur–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turut meramaikan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berlangsung di Kota Mojokerto.
DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Dhuafa Jawa Timur dan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Timur menggelar serangkaian agenda acara di Bulan PRB 2025. Mulai dari Sharing Session, Workshop Komunikasi, dan Layanan Dapur Keliling.
Adapun para narasumber Sharing Session terdiri dari Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi; Deputi Direktur 1 Program Sosial, Kemanusiaan, dan Dakwah Dompet Dhuafa, Juperta Panji Utama; Redaktur Jawa Pos Radar Mojokerto, M. Chariris; Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Mochammad Thanthowy Syamsuddin; dan Deputy General Manager PT Kurita Indonesia, Akito Yanai.
Kemudian narasumber di sesi Workshop Komunikasi terdiri dari Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Supriyadi Noto; SO Content Creative Dompet Dhuafa, Dedi Fadlil; dan Redaktur Jawa Pos Radar Mojokerto, M. Chariris.
Dua agenda ini bertujuan untuk memperluas semangat Pentahelix, sebuah kolaborasi lintas sektor dalam pengurangan risiko bencana. Bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggungjawab bersama. Sekaligus memperkuat jalinan komunikasi dalam mengedukasi maupun mengadvokasi masyarakat tentang bencana.
“Saya mengucapkan apresiasi terima kasih kepada DMC Dompet Dhuafa, di mana kegiatan Bulan PRB, ikut berpartisipasi. Dan ini merupakan satu hal yang positif. Kita melakukan sharing session, salah satunya bagaimana kita mengupayakan peran Pentahelix ini agar berjalan sinergi,” pungkas Prasinta Dewi.
“Seperti yang kita ketahui Pentahelix ini, masing-masing memiliki peran. Salah satunya adalah komunitas, dari teman-teman organisasi, salah satunya seperti DMC Dompet Dhuafa yang sudah ikut melakukan sosialisasi dan edukasi, bagaimana upaya pentingnya pencegahan atau upaya sebelum terjadinya bencana,” lanjutnya.
“Ini bisa menjadi contoh untuk organisasi yang lain. Semoga kegiatan yang dilakukan bisa terus berkelanjutan”.
Selain menghadirkan sharing session dan workshop komunikasi, DMC Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan Dapur Keliling (Darling) dengan menghadirkan aneka makanan, minuman hangat serta dingin untuk para pengunjung yang datang. Dilengkapi dengan kesegaran buah menjadi daya tarik sendiri bagi para pengunjung.
Kemudian DMC Dompet Dhuafa bersama relawan gabungan lembaga filantropi lainnya turut menyukseskan acara Ranking I. Di acara ini adik-adik penerus bangsa saling memperlihatkan kecerdasan dan potensi mereka dalam mewujudkan Indonesia tangguh hadapi bencana.
Terakhir Dompet Dhuafa juga membuka booth kemitraan agar masyarakat dapat mengetahui berbagai program di bidang kebencanaan dan lingkungan.
“Bulan PRB ini adalah sebuah ikhtiar stakeholder kebencanaan nasional untuk mengurangi atau memitigasi risiko bencana yang sering terjadi di Indonesia. Pada kesempatan kali ini Dompet Dhuafa melakukan kegiatan beragam, salah satunya penguatan Pentahelix dan mengadakan perlombaan atau kompetensi edukasi,” ujar Juperta Panji Utama.
“Bahwa konsep-konsep pengurangan risiko bencana agar paradigma tentang mitigasi bencana tidak selalu menakutkan, tetapi dengan pendekatan kedermawanan masyarakat bisa hadapi bencana,” sambungnya.
“Semua program Dompet Dhuafa baik dari tahap mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan bisa terjadi karena dukungan masyarakat terhadap Dompet Dhuafa. Semoga semua dukungan yang diamanahkan kepada Dompet Dhuafa dapat menjadi kebaikan bersama”.
Semoga dengan hadirnya DMC Dompet Dhuafa dalam acara Bulan PRB 2025 dapat menjadi semangat kebaikan bersama dalam membantu sesama, baik mereka yang berada di Indonesia maupun di mancanegara. (Arifian Fajar Putera/ ID Humanity Dompet Dhuafa)
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa melapor langsung kepada Gubernur Provinsi Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) terkait kinerja…
Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa lakukan percepatan pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di Aceh untuk para penyintas…
Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa renovasi fasilitas Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Meunasah Mancang, Kecamatan…
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa gelar rapat koordinasi tim pemulihan bencana Aceh di Banda Aceh pada…
Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa silaturrahim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh pada…
Pidie Jaya, Aceh -- "Setiap tahun selalu banjir, tetapi ini yang tertinggi. Semua barang-barang kami…