amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Tiba Teing Dompet Dhuafa!

Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga perasaan-perasaan sejenis yang belum memiliki padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia. 

Namun, momang mese, sudah pasti mewakili perasaan cinta yang besar dan mendalam. Karena sangat besarnya, perasaan itu akan terus terkenang oleh si pengucap sampai akhir hayat. 

Momang mese inilah yang disampaikan oleh Yanti, warga terdampak bencana gempa Flores di Kampung Bujo, Desa Liang Deruk, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Yanti mengungkapkan rasa bahagianya akan kehadiran DMC Dompet Dhuafa di kampungnya. Dalam bahasa Manggarai, ia menyampaikan perasaannya yang begitu tulus. 

“Tiba teing (terima kasih) Dompet Dhuafa. Kami merasa senang atas kehadiran Dompet Dhuafa di sini untuk bantu kami yang sedang dalam musibah. Sangat bahagia sekali bisa menengok kami langsung ke sini dan memberikan bantuan kepada kami. Momang mese ite laumai, Dompet Dhuafa (perasaan cinta yang besar dari kami untuk kalian Dompet Dhuafa yang sudah datang),” ucap Yanti. 

Ketika itu, Minggu (13/09/2026), Yanti dan warga Bujo lainnya menerima bantuan berupa selimut, terpal, tikar, sembako, dan kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut menjadi hal yang begitu berarti bagi mereka karena sedikit bantuan yang masuk ke sana sejak gempa mengguncang wilayah itu pada 15 Agustus 2026.

Terletak di atas gunung dengan akses jalan yang rusak dan berliku, Kampung Bujo kerap luput dari penyaluran bantuan. Namun, kondisi itu tidak menghalangi Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa untuk menembus akses sulit menuju kampung tersebut.

Di Kampung Bujo, DMC Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan family kit yang didukung PT TIP TOP.  Setiap warga terdampak menerima bantuan tersebut. Terbesit senyum di wajah mereka yang selama ini harus hidup di tengah kesulitan akibat bencana. 

DMC Dompet Dhuafa dan PT TIPTOP juga menyalurkan bantuan family kit di pengungsian mandiri Dusun Dosi Nanga, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, pada Senin (14/09/2026). 

Penyintas di sana kehilangan rumahnya di pinggir pantai sebab hancur diguncang gempa dan dihantam tsunami kecil.

Sejak gempa pada 15 Agustus 2026, para penyintas berkumpul dan mendirikan tenda darurat di atas bukit di Desa Salama. Lokasi yang lebih tinggi dari pantai itu dinilai aman dari potensi tsunami jika gempa susulan kembali terjadi.

Namun, rasa aman tersebut harus dibayar dengan ketidaknyamanan. Setiap siang, mereka bertahan di bawah terik matahari. Saat malam tiba, mereka harus menahan sakit ketika tidur di atas bebatuan dengan hanya beralaskan terpal tipis.

Heri S (52 tahun), salah satu pengungsi di sana, sangat bersyukur mendapatkan bantuan tikar, selimut dan bantuan lainnya dari DMC Dompet Dhuafa dan TIP TOP. 

“Alhamdulillah kita sangat senang luar biasa. Kita dapat tikar dan selimut. Karena kita selama ini tidur di atas batu-batu. Sakit sekali. Selama ini kita menahan sakit. Terima kasih sebesar-besarnya untuk Dompet Dhuafa yang telah membantu kami,” ucapnya. 

Heri S merupakan nelayan di pesisir Reo. Namun di masa tanggap darurat bencana ini, ia terpaksa tidak bisa melaut. Selain perahunya yang hancur, ia juga merasa ngeri dengan gempa dan tsunami yang mungkin saja terjadi. 

Untuk menambal kebutuhan keluarganya sehari-hari, Heri bersama para pengungsi lainnya mengumpulkan bawang-bawang merah yang berserakan sembarang di ladang-ladang milik orang lain. Mereka meminta bawang-bawang yang berceceran untuk dikumpulkan lalu dijual di pinggir jalan. Kata Heri, “Kadang ada yang beli, kadang kita bawa balik lagi ke tenda karena tidak terjual.” 

“Sekali lagi bersyukur Alhamdulillah bisa datang Dompet Dhuafa di sini. Saya dan teman-teman di sini mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” pungkas Heri.

Yanti, Heri S, dan para pengungsi lainnya masih bergantung pada bantuan dari berbagai pihak. Kehadiran DMC Dompet Dhuafa di tengah kondisi sulit ini, membawa harapan baik bagi mereka untuk tetap bertahan. Tiba teing Dompet Dhuafa, tiba teing Kawan Baik! (Muhammad Afriza Adha/ID Humanity Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Seragam yang Tak Kunjung Berganti

Gunungkidul, DIY–Celana merah SD itu kian menyempit di tubuh Muhammad Kurniawan. Namun, langkahnya menyusuri lorong…

19 hours ago

Dukung dan Bersamai Penyintas Gempa NTT, Sekolah BM 400 Salurkan Donasi bersama ID Humanity Dompet Dhuafa

Jakarta–Memasuki masa pemulihan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…

6 days ago

Kolaborasi DMC Dompet Dhuafa dan MUI Bangun Kesiapsiagaan dalam Mitigasi Bencana Megathrust Jawa Timur

Jawa Timur–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menggelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Megathrust…

7 days ago

Agar Anak-anak Aman dari Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Aktivasi Program Safe School di Sumatra Selatan

Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi program Safe…

1 week ago

PRB YES DMC Dompet Dhuafa Ajak Anak Muda Belajar Mitigasi Bencana dari Masyarakat Adat Cisungsang

Lebak, Banten—Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa…

1 week ago

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Cordofa Hadirkan Layanan Dai Seribu Pulau

Jakarta—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali menghadirkan layanan Dai Seribu…

1 week ago