amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Kolaborasi Bapas Jakarta Timur-Utara dan LPM Dompet Dhuafa Wujudkan Peringatan HAN 2026 yang Bermakna

Jakarta–Sembari menundukkan wajah pada secarik kertas sticky note, anak-anak menuliskan
harapan akan masa depannya yang cerah. Harapan itu mereka tulis saat mengikuti kegiatan
peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Kegiatan ini digelar ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM)
berkolaborasi bersama Balai Pemasyarakatan Jakarta Timur/Utara (Bapas Jakarta Timur/Utara)
pada Kamis (23/07/26).

Bertempat di Aula Bapas Jakarta Timur/Utara, peringatan Hari Anak Nasional 2026 diikuti oleh 30 anak yang terdiri dari klien pemasyarakatan Bapas Jakarta Timur/Utara serta anak-anak
sekolah yang berada di sekitar Bapas.

Kegiatan ini pun menjadi momentum bagi anak-anak untuk mendapatkan ruang dalam
pemenuhan hak kasih sayang dan rasa aman mereka. Sehingga anak-anak klien
pemasyarakatan juga dapat merasakan kebahagiaan bersamaan dengan teman-teman
lainnya.

“Dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026, kami mengadakannya dengan mengajak
anak-anak sekolah di sekitar Bapas. Ini menjadi momentum yang baik juga bagi anak-anak
klien pemasyarakatan kami untuk berbaur, berinteraksi sosial secara sehat, serta
menghilangkan stigma negatif pada mereka sehingga mereka bisa percaya diri,” ujar Margono,
Kepala Bapas Jakarta Timur/Utara.

Saat sesi materi pertama, tampak wajah anak-anak begitu seksama memperhatikan
pemateri. Adapun materi yang disampaikan salah satunya berupa merawat pikiran dengan
banyak wawasan.

“Penting sekali untuk anak-anak apalagi dalam kegiatan ini banyak usia remaja, agar merawat
pikirannya dengan terus memperbanyak wawasan. Karena itu akan menjadi rem ketika mereka
ingin melakukan perbuatan tidak baik. Jadi kalau pikirannya terjaga, mereka bisa berpikir dulu
sebelum melakukan sesuatu dan memikirkan risiko dari perbuatannya,” ujar Nur Firdaus.

Nur Firdaus juga mengingatkan anak-anak untuk bijak menggunakan gawai karena
penggunaan yang berlebihan dapat mengganggu fungsi prefrontal cortex–bagian otak yang
berperan sebagai rem untuk mengendalikan impuls atau perilaku.

“Saya juga mengingatkan anak-anak agar tidak menggunakan handphone secara berlebihan.
Ini bisa mengganggu fungsi prefrontal cortex mereka. Nanti salah satu akibatnya bisa mengikis
rasa empati mereka sehingga berisiko pada perilaku tidak peduli pada temannya, membuat mereka jadi merundung temannya untuk iseng atau bercanda. Jadi perilaku baiknya juga bisa
terkikis,” imbuhnya.

Kemudian, anak-anak juga mendengarkan paparan materi tentang konsekuensi hukum pidana dan peran
anak yang dipaparkan langsung oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Usai mendapatkan materi, acara ditutup dengan mengajak anak-anak menyanyikan lagu stop
bullying bersama dan saling menuliskan harapan serta cita-cita mereka pada sticky note yang
ditempelkan pada pohon harapan.

Lewat kegiatan ini, diharapkan anak-anak klien pemasyarakatan semakin percaya diri,
bersemangat, dan mampu memotivasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat reintegrasi
penuh di kehidupan bermasyarat. Melayani Lebih Baik, Untuk Menumbuhkan Kebaikan. (Shinta FN/ID Humanity Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Dukung dan Bersamai Penyintas Gempa NTT, Sekolah BM 400 Salurkan Donasi bersama ID Humanity Dompet Dhuafa

Jakarta–Memasuki masa pemulihan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…

9 hours ago

Kolaborasi DMC Dompet Dhuafa dan MUI Bangun Kesiapsiagaan dalam Mitigasi Bencana Megathrust Jawa Timur

Jawa Timur–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menggelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Megathrust…

1 day ago

Agar Anak-anak Aman dari Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Aktivasi Program Safe School di Sumatra Selatan

Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi program Safe…

2 days ago

PRB YES DMC Dompet Dhuafa Ajak Anak Muda Belajar Mitigasi Bencana dari Masyarakat Adat Cisungsang

Lebak, Banten—Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa…

3 days ago

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Cordofa Hadirkan Layanan Dai Seribu Pulau

Jakarta—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali menghadirkan layanan Dai Seribu…

3 days ago

Kekeringan di Tengah Karhutla, Kampung Serang Palembang Terima Bantuan Air Bersih

Palembang, Sumsel--Setelah sekian lama kemarau, warga Kampung Serang, di pinggiran Kota Palembang, kembali merasakan hujan.…

5 days ago