amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Belajar di Bawah Pohon, Dompet Dhuafa Dirikan Sekolah Darurat

Nagekeo, NTT — Dompet Dhuafa gencarkan Sekolah Darurat di institusi pendidikan di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (08/09/2026).

Dompet Dhuafa membangun Sekolah Darurat di SMPN 5 Aesesa dan TK Waemburug di Kelurahan Waekokak serta SDN Natakupe di Kelurahan Rendutenoe.

Di SMPN 5 Aesesa, pasca gempa terjadi, mereka melakukan kegiatan belajar mengajar di lapangan dengan tenda seadanya.

Bahkan ada satu jenjang yang belajar di bawah pohon lantaran tidak adanya ruang yang layak dan aman.

“Kami belajarnya di ruangan, yang atapnya menggunakan pohon,” ujar Quirinus Anjelo Senggo salah satu murid SMPN 5 Aesesa.

Kemudian hadir Dompet Dhuafa melalui kawan-kawan Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa NTT dengan mendirikan dua ruang Sekolah Darurat. Satu diperuntukan ruang perpustakaan, satu lagi untuk ruang kelas.

Saat Sekolah Darurat berdiri, anak-anak memadati tenda Sekolah Darurat untuk mengerjakan ujian.

Tidak sampai di sana, Dompet Dhuafa juga memberikan edukasi mitigasi bencana gempa bumi kepada murid SMPN 5 Aesesa.

Terlihat anak antusias menyimak edukasi yang diberikan dengan penyampaian yang sederhana dan mudah dipahami.

“Kami ada nyanyi-nyanyi tentang ketika gempa kita harus melindungi kepala supaya bangunan tidak jatuh terkena kepala,” lanjut Anjelo.

“Kehadiran Dompet Dhuafa sangat membuat kami happy, karena kami punya tenda Sekolah Darurat di sini,” sambungnya.

Pihak sekolah juga menuturkan banyak terima kasih atas keterlibatan Dompet Dhuafa dalam menunjang kegiatan belajar yang nyaman dan aman di masa tanggap darurat gempa NTT.

“Kehadiran Dompet Dhuafa sangat membantu kami. Tetapi dengan ada bantuannya Dompet Dhuafa ini, tendanya lebih aman,” ungkap Ibu Guru Ananias selaku Guru Pengajar Pancasila SMPN 5 Aeses

“Selain itu anak-anak juga dibekali edukasi penanganan ketika terjadi bencana,” sambungnya.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 08 September 2026 pada pukul 17.00 WIB, telah terjadi gempa susulan sebanyak 13.657.

Melihat hal ini, institusi pendidikan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tempat yang aman, seperti lapangan terbuka atau di bawah pohon yang rindang.

Namun menjadi masalah ketika pihak sekolah tidak punya sarana yang memadai untuk menunjang kegiatan belajar mengajar misal tidak ada terpal atau tenda untuk menahan cuaca panas atau hujan di kala kegiatan belajar.

“Kami melihat dengan kehadiran Sekolah Darurat ini mampu menjadi ruang aman anak dan guru dari bencana maupun cuaca untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan nyaman,” pungkas Abdul ‘Labing’ Aziz selaku tim DMC Dompet Dhuafa yang merupakan PIC Respons Gempa NTT Penugasan Kabupaten Nagekeo.

Hingga kini DMC masih terus membersamai untuk percepatan pemulihan penyintas gempa di NTT.

Semoga masyarakat atau penyintas terdampak gempa bisa segera pulih dan mampu menata kembali masa depannya. (Arifian Fajar Putera/ ID Humanity Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Stadium Generale Cordofa: Wujudkan Semangat Dakwah Berdampak dari Kota Padang

Padang—Dari sudut ke sudut ruangan di Gedung Kuliah Bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol,…

5 hours ago

DMC Dompet Dhuafa dan Relawan Gabungan Bantu Padamkan Karhutla Kalteng

Kotim, Kalteng—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama relawan gabungan bantu pemadaman kebakaran hutan dan…

8 hours ago

Dari Teras Rumah hingga Tenda Pengungsian, Perjuangan Perempuan Penyintas Gempa NTT

Manggarai, Nusa Tenggara Timur–”Meskipun untungnya lima ribu rupiah, Alhamdulillah. Kalau terus di rumah mau makan…

9 hours ago

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Sejumlah Wilayah, Dompet Dhuafa Bagikan Masker untuk Warga

Banten–Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau sampai ke wilayah Banten, Jabodetabek dan Lampung. Pada Minggu…

3 days ago

Lansia di Cianjur Bertahan Hidup Sembari Rawat Anak Disabilitas, Layanan Mustahik LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan

Cianjur, Jawa Barat–Mimin, perempuan berusia 64 tahun, warga Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa…

5 days ago

Relawan Penyeberang Jalan Bekasi Meninggal Tertabrak Truk, LPM Dompet Dhuafa Bantu Keluarga Almarhum

Bekasi, Jawa Barat—Seorang relawan penyeberang jalan bernama Husin (80), yang akrab disapa Kong Nusin, meninggal…

5 days ago