amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Sejumlah Wilayah, Dompet Dhuafa Bagikan Masker untuk Warga

Banten–Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau sampai ke wilayah Banten, Jabodetabek dan Lampung. Pada Minggu (6/9/2026) pagi, abu vulkanik turun dan melapisi setiap bidang di wilayah tersebut. 

Merespons hal itu, Dompet Dhuafa turun membagikan masker kepada masyarakat, terutama pengendara jalan, guna mengantisipasi paparan abu vulkanik yang bisa mengganggu kesehatan. 

Di Lampung, Dompet Dhuafa melalui Dompet Dhuafa Lampung membagikan 450 masker untuk pengguna jalan di sekitar Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung. 

Selain itu, tim di sana membantu warga membersihkan lapisan abu yang turun di bangunan rumah warga. 

“Di Lampung kami sudah melakukan himbauan dan menenangkan warga. Alhamdulillah hari ini (6/9/2026) kami membagikan masker kepada warga,” ucap Nandri, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung.

Sementara di Banten, Dompet Dhuafa Banten membagikan masker untuk para pedagang yang beraktivitas di luar ruangan serta masyarakat di Kecamatan Cinangka dan Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

Aksi pembagian masker untuk masyarakat juga dilakukan Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Banten di wilayah Pasar Lama, Kota Serang, Banten. Ada 600 masker diterima oleh warga di sekitar wilayah itu.

Mokhlas, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten menerangkan langkah sederhana ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk membantu masyarakat tetap terlindungi dari paparan abu vulkanik pasca-erupsinya Gunung Anak Krakatau. 

“Kondisi hari ini (Selasa, 8/9/2026) sudah mulai normal. Abu di Kota Serang sudah hampir hilang dan warga sudah mulai bersih-bersih,” ucapnya. 

Eka Suwandi, Kabag Tanggap Darurat, Pemulihan dan Rekonstruksi Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, menjelaskan saat ini DMC Dompet Dhuafa akan terus mengoptimalkan pembagian masker untuk antisipasi paparan abu vulkanik di sekitar Jabodetabek. 

“Selain pembagian masker yang dilakukan jaringan Dompet Dhuafa di Lampung dan Banten, kami juga membagikan di sekitar Jabodetabek. Hal ini mengingat sejak Minggu pagi, abu vulkanik sampai di wilayah tersebut,” ucap Eka. 

Eka juga melaporkan sejak Minggu hingga Selasa (8/9) siang, Dompet Dhuafa telah mendistribusikan total 2450 masker di sejumlah wilayah terdampak abu vulkanik Anak Krakatau.  

Diketahui, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi selama 4-6 September 2026 yang mengakibatkan sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah di Jawa dan Sumatra. 

Melansir BBC Indonesia , Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan klaster pertama berkaitan dengan abu vulkanik pada ketinggian hingga 20.000 kaki yang bergerak ke arah timur laut hingga selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan perairan sekitarnya. 

Sementara pada klaster kedua berkaitan dengan ketinggian hingga 50.000 kaki, abu bergerak ke arah barat daya hingga barat laut mencakup Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia. 

Kawan Baik, semoga aktivitas Gunung Anak Krakatau bisa mereda dan tidak menimbulkan dampak-dampak yang merugikan masyarakat di sekitarnya. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/ID Humanity Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Lansia di Cianjur Bertahan Hidup Sembari Rawat Anak Disabilitas, Layanan Mustahik LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan

Cianjur, Jawa Barat–Mimin, perempuan berusia 64 tahun, warga Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa…

2 days ago

Relawan Penyeberang Jalan Bekasi Meninggal Tertabrak Truk, LPM Dompet Dhuafa Bantu Keluarga Almarhum

Bekasi, Jawa Barat—Seorang relawan penyeberang jalan bernama Husin (80), yang akrab disapa Kong Nusin, meninggal…

2 days ago

Dorong Pelayanan Kesehatan Holistik, LPM Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Spiritual Power bagi Nakes RSUI

Depok–Masa pemulihan yang dijalani pasien di rumah sakit, tentu bukanlah masa yang mudah untuk dilalui…

4 days ago

Latih Kesiapsiagaan Sejak Dini, TK Bakti Mulya 400 dan DMC Dompet Dhuafa Gelar Simulasi Gempa

Jakarta–Ketika sirine peringatan gempa berbunyi, anak-anak segera menutupi bagian atas kepala mereka dengan kedua tangan…

4 days ago

Lawatan Kemanusiaan dari Tanduk Afrika ke Indonesia: IFHA dan ID Humanity Dompet Dhuafa Eksplorasi Kolaborasi Strategis

Jakarta, – Dalam upaya memperluas jejaring kemanusiaan lintas batas negara, IJMA Foundation for Humanitarian Action…

4 days ago

4TDK dan Dompet Dhuafa Bantu Pemulihan Gempa NTT

Nagakeo, NTT—Uluslararasi İnsani Kalkinma Derneği/ International Human Development Organization (4TDK) dan Disaster Management Center (DMC)…

6 days ago