amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Jakarta—Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali memberangkatkan Dai Seribu Pulau di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (05/03/2026). Dalam program tersebut, seorang dai akan mensyiarkan dakwah selama dalam perjalanan di kapal laut sehingga dapat memberikan edukasi serta bimbingan ibadah kepada para penumpang dan awak kapal.
“Program Dai Seribu Pulau ini memiliki misi untuk mensyiarkan dakwah Islamiyah yang rahmatan lil’alamin serta kita juga memberikan edukasi, bimbingan ibadah, dan melayani konsultasi keislaman dan mengisi dengan kegiatan positif selama di perjalanan kapal laut,” ujar Ahmad Fitroh Rizqi, Kepala Bagian Layanan Dakwah Cordofa.
Ahmad Fitroh juga menyatakan, dalam misi berdakwah Dai Seribu Pulau kali ini, dai akan berdakwah selama 10 hari perjalanan di kapal laut.
“Pada momentum kali ini, dai berlayar selama 10 hari menggunakan kapal laut KM Tidar dengan melalui berbagai rute, yang dimulai dari Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta)-Surabaya-Makassar-Larantuka (NTT)-Maumere-Loweleba, hingga ke Pelabuhan Kupang,” ujarnya.
Adapun dai yang bertugas adalah Vihri M. Ginanjar, dengan rangkaian dakwah yang dilaksanakannya berupa mengadakan pengajian tematik, memberikan layanan konsultasi dan konseling agama serta mensosialisasikan ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf).
Selain itu, dai yang bertugas juga akan menjadi imam shalat rawatib, imam shalat tarawih, serta menjadi khatib dan imam shalat Jumat.
Lebih lanjut, Ahmad Fitroh menyatakan, dengan dilaksanakannya program Dai Seribu Pulau tersebut diharapkan dapat menebar kemanfaatan dakwah Cordofa yang lebih luas.
“Diharapkan program ini bisa memberikan manfaat kepada para penumpang muslim dalam hal meningkatkan pengetahuan dan wawasan keagamaan. Dan juga lewat program ini bisa menjadi sarana bagi dainya untuk mengimplementasikan kewajiban berdakwah dan kewajiban mengingatkan kebaikan antara sesama muslim,” pungkasnya.
Dompet Dhuafa dan Persib menghadirkan keceriaan untuk anak-anak Bandung Barat, Jawa Barat--Dompet Dhuafa semarakan Grebek…
Jakarta—Parsel Ramadan Dompet Dhuafa kembali membawakan kebahagiaan dalam bulan Ramadan tahun ini. Dengan isinya yang…
Cianjur, Jawa Barat—Meski hujan tak kunjung berhenti, namun senyum hangat itu selalu tampak pada wajah…
Aceh Tamiang—Dompet Dhuafa bantu masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang menjalankan Tradisi Meugang…
Aceh Tamiang—Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyintas bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Sekolah Islam Terpadu…
Aceh Tamiang, Aceh--Dompet Dhuafa dan konsorsium organisasi pro-Palestina yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia…