amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Ajatappareng—Pada Rabu (03/12/25), Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Chapter Ajatappareng Sulawesi Selatan berbagi keceriaan dan keseruan dalam aksi literasi yang bertajuk Gerakan Literasi Mappadeceng di UPTD SDN 70 Parepare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Sebagai bagian dari rangkaian Gerakan Literasi Nasional 2025, kegiatan tersebut berlangsung dengan mengajak anak-anak untuk lebih mengenal dan memahami aksara Lontara yang merupakan bahasa lokal Sulawesi Selatan.
“Kami melihat adik-adik di UPTD SDN 70 Parepare ini memiliki semangat belajar yang tinggi, namun akses untuk mengenal dan melafalkan aksara Lontara itu kurang. Sehingga dalam kegiatan ini kami ingin menghadirkan pengalaman literasi aksara Lontara dengan cara yang menyenangkan,” ujar Namirah Muslimin, Koordinator DDV Ajatappareng, Sulsel.
Namirah juga mengatakan, keseruan dalam kegiatan ini dimeriahkan bersama kolaborator dari pegiat budaya untuk membangkitkan kreativitas anak-anak dalam literasi.
“Dalam kegiatan ini, kami tidak hanya fokus pada kegiatan membaca, tetapi juga mengajak anak-anak mengembangkan imajinasi dan mengekspresikan diri melalui cerita dan visual. Kami juga melibatkan dua kolaborator yakni Komunitas Pasere Kolektif Indonesia yang memperkenalkan aksara Lontara dengan metode kreatif serta HMPS Piaud IAIN Parepare,” imbuhnya.
Antusiasme anak-anak yang menyelimuti suasana selama kegiatan berlangsung pun kembali menyalakan semangat literasi, khususnya literasi aksara Lontara yang mulai temaram.
“Kami berharap, kreativitas adik-adik semakin berkembang dan mampu melestarikan aksara Lontara sebagai bahasa lokal Sulawesi Selatan itu sendiri. Semoga ini menjadi awal yang berkelanjutan dan kebiasaan membaca bisa terus bertumbuh bagi anak-anak sehingga mereka bisa merasa bahwa buku bisa membawa mereka ke masa depan yang lebih luas,” pungkas Namirah.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya DDV yang semangat aksinya teramu dalam misi SatuHariSatuKebaikan, untuk terus menumbuhkan semangat literasi anak-anak di seluruh penjuru Indonesia. (Shinta FN/ID Humanity Dompet Dhuafa).
Sulawesi Tengah—Bulan Ramadan biasa menjadi momen pas untuk belajar lebih dalam tentang Islam. Kegiatan pesantren…
Bekasi—Saat memasuki bulan Ramadan biasanya hadir kehangatan dalam kebersamaan dengan keluarga. Namun, tampaknya hangatnya kebersamaan…
RS UI dan LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Keceriaan Ramadhan untuk Pejuang Sehat Talasemia. Depok—Kemuliaan bulan…
Ramadhan Inklusif bersama LPM Dompet Dhuafa. Bogor--Pada Kamis (12/03), ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga…
Aceh Tamiang—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menyalurkan fidyah untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh…
oplus_2 Jakarta—Dompet Dhuafa hadirkan Grebek Kampung di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Kota Jakarta Barat pada…