amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Di Tengah Krisis Air, Sumur Bor Hadir untuk Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Aceh Tamiang—Penyintas bencana ekologis di Dusun Serba, Desa Serba Luar, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, masih kesulitan mendapatkan air bersih hingga hari ke-40 pascabencana.

Banjir bandang yang terjadi 25 November 2025 lalu menyebabkan saluran air bersih yang selama ini digunakan terputus. Sejak bencana, warga Dusun Serba mengandalkan air kubangan banjir atau parit-parit yang digenangi air.

Nia (27), penyintas banjir di Dusun Serba, perlu berjalan kaki sekitar 20 menit ke tengah wilayah kebun untuk memperoleh air.

Di sana, Nia mengandalkan air yang mengalir di parit untuk kebutuhan konsumsi, cuci pakaian, dan mandi.

“Kami perlu jalan kaki selama 20 menit ke tengah hutan. Kadang kami juga mandi dan cuci-cuci di sungai bawah jembatan dekat posko. Di sana air masih kotor, tapi enggak banyak pilihan lain,” kata Nia.

Tidak hanya Nia, semua penyintas yang kini tinggal sementara di posko pengungsian perlu menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan akses air bersih.

Untuk membantu menyediakan kebutuhan air bersih penyintas di pengungsian, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi sumur bor di Dusun Serba, Desa Serba Luar, Aceh Tamiang, pada Senin (5/1/2026).

Sumur bor di sekitar pos pengungsian menjadi oase di tengah langkanya air bersih yang dihadapi penyintas sejak pascabencana. Saat ini penyintas bisa memperoleh air bersih di lokasi yang lebih dekat dari sebelumnya.

Aktivasi sumur bor di Dusun Serba Luar merupakan kerja sama antara Dompet Dhuafa dan Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Syariah. Air yang mengalir dari sumur bor ini menjangkau 650 jiwa penerima manfaat di sekitar posko pengungsian Desa Serba Luar.

“Alhamdulillah semenjak ada sumur bor kami tidak perlu lagi berjalan jauh ke tengah kebun. Di sekitar posko kami sudah dapat air bersih. Di sana kami mencuci pakaian, menampung air untuk minum dan masak, dan berwudhu,” ujar Nia.

Ahmad Yamin, Penanggung Jawab Respons DMC Dompet Dhuafa untuk Aceh Tamiang, menjelaskan rencana pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) setelah aktivasi sumur bor di Dusun Serba berhasil direalisasikan.

“Untuk memaksimalkan pemanfaatan air bersih di Dusun Serba, kami akan membangun fasilitas MCK. Saat ini, warga masih harus pergi ke sungai untuk keperluan buang air,” ujarnya.

Ahmad Yamin mengatakan, keberadaan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) akan memudahkan penyintas di sekitar posko pengungsian dalam memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari.

DMC Dompet Dhuafa Terus Gulirkan Bantuan untuk Penyintas Banjir di Aceh Tamiang

Pada Senin (5/1), kolaborasi UPZDK Permata Bank Syariah dan Dompet Dhuafa menyalurkan juga berbagai paket bantuan bagi penyintas di Aceh Tamiang, di antaranya Paket Bantuan Ibu dan Anak, hygiene kit, serta sejumlah porsi makanan siap saji.

Penyaluran Paket Bantuan Ibu dan Anak yang berisi selimut, sajadah, mukena, pembalut, popok bayi, minyak, bubur bayi, dan kebutuhan lainnya, serta hygiene kit, diberikan kepada para ibu yang kini bermukim di tenda-tenda darurat di Dusun Tualang, Desa Tanjung Genting, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang.

Selain itu, 500 porsi makanan siap saji dari Dapur Umum Dompet Dhuafa membantu kebutuhan makan untuk penyintas di Dusun Tualang dan Desa Batang Ara, aceh Tamiang.

Upaya pemulihan bagi penyintas banjir Aceh Tamiang masih terus berjalan. Ketersediaan air bersih, sanitasi layak, dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus mendampingi penyintas hingga kondisi kehidupan mereka berangsur pulih. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Respons Cepat DMC Dompet Dhuafa Atasi Kebakaran Hutan di Kotim Kalteng

Kalimantan Tengah–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa merespons kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin…

2 days ago

Padang Dilanda Banjir, DMC Dompet Dhuafa dan DD Singgalang Evakuasi Warga dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Padang, Sumatera Barat—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Singgalang merespons banjir yang…

3 days ago

Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan

Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan. Kuningan, Jawa Barat–Bagi…

7 days ago

Hijaukan Pekarangan Rumah, DMC Dompet Dhuafa Realisasikan Program Sedekah Pohon di Bantul

Bantul, Yogyakarta—Upaya mewujudkan lingkungan yang hijau sekaligus produktif terus dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet…

1 week ago

ID Humanity Dompet Dhuafa Bekali Amil dengan Keterampilan PFA untuk Tanggap Darurat

Tangerang Selatan–ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Khadijah Learning Center,…

1 week ago

Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan

Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan. Katingan, Kalimantan Tengah--"Pertama kali menjadi relawan, saya…

2 weeks ago