amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Dorong Kepercayaan Diri Disabilitas Mental, LPM Ajak Penyintas Terapi Rekreasi

Bogor—Pemberian stigma negatif terhadap penyintas disabilitas mental masih terus terjadi di masyarakat. Padahal, sama halnya dengan penderita penyakit lainnya, penyintas disabilitas mental juga bisa pulih dengan adanya dukungan dan pendampingan dari orang-orang di sekitarnya. 

Bagi pasien rehabilitasi, dukungan dan pendampingan sangat penting untuk membantu mereka pulih sehingga dapat kembali menjalankan fungsi sosialnya dalam kehidupan sehari-hari. 

Untuk itu, ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) mengadakan Terapi Rekreasi bagi penyintas disabilitas mental di Telaga Rusa Outbound, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Senin (13/10/25).

Dengan diikuti sebanyak 50 peserta dari Yayasan Jiwa Layang dan Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia (KPSI), kegiatan ini  merupakan bagian dari program Pendampingan Disabilitas Mental LPM Dompet Dhuafa sebagai dukungan bagi penyintas disabilitas mental. 

“Sebagai bagian dari metode terapi disabilitas mental, melalui Terapi Rekreasi ini kami ingin memberikan suasana baru untuk dalam kegiatan terapi mereka. Agar mereka juga bisa bertemu dan menjalin pertemanan dengan sesama mereka dari kelompok lain sehingga mereka dapat lebih percaya diri untuk mengenal orang lain dan tidak lagi menutup diri,” kata Kamaludin, Kepala LPM Dompet Dhuafa. 

Sementara itu, Salamiyah, pengurus Yayasan Jiwa Layang, menyebut Terapi Rekreasi sebagai salah satu metode terapi yang sangat dibutuhkan bagi penyintas. 

“Berbagai kegiatan dalam terapi rekreasi bermanfaat untuk membantu melatih kognitif, psikomotor, dan afektif penyintas. Karena di sini mereka bertemu dengan teman baru sehingga perlu mengingat nama temannya. Lalu, dari sisi psikomotornya, ini melatih mereka untuk kreatif dan inisiatif. Dari sisi afektifnya melatih emosi mereka dalam setiap aktivitas yang mereka lakukan dalam kegiatan ini,” ujarnya. 

Di sisi lain, Yuda Aditya, salah satu penyintas disabilitas mental yang ikut serta dalam terapi rekreasi, tampak menunjukkan semangat dan raut bahagianya saat kegiatan berlangsung. Bagi Yuda, terapi rekreasi membuatnya bisa menjalin silaturahmi dengan teman baru dari kelompok lain dan melatih ia kerja sama dalam setiap kegiatan yang dilakukannya. 

Kegiatan Terapi Rekreasi diawali dengan penampilan Psikodrama yang diperankan dari perwakilan Yayasan Jiwa Layang. Kemudian, kegiatan berlangsung dengan berbagai aktivitas menyenangkan seperti mengoper bola, tarik tambang, memanah, flying fox, hingga menangkap ikan.  

Usai dilakukannya kegiatan ini, Kamaludin berharap agar para penyintas mampu lebih percaya diri dan mampu meningkatkan fungsi sosialnya sehingga bisa menepis stigma negatif akan diri mereka di masyarakat. 

“Harapannya para penyintas disabilitas mental bisa kembali mendapat ruang di masyarakat dengan menunjukkan kemampuan mereka dalam menjalankan fungsi sosial mereka. Sehingga mereka tidak perlu lagi ditakuti atau sampai dikucilkan,” pungkasnya. (Shinta Fitrotun N/LPM Dompet Dhuafa) 

ID HUMANITY

Recent Posts

Peringati Hari Keadilan Ekologis 2026, DMC Manifestasikan Bersama Penghijauan Alam Awang Bangkal Timur, Kalsel

Foto: Juli Haryadi/DMC Dompet Dhuafa Kalimantan Selatan–Sepanjang tahun 2026, berbagai bencana alam yang terjadi di…

1 day ago

Buka Dapur Umum, Dompet Dhuafa dan AASI Sediakan Makanan Siap Saji untuk Pengungsi Gempa NTT

Manggarai, NTT–Ketika Mama Elizabeth berbincang-bincang malam itu, tiba-tiba tanah bergetar. Setidaknya ada dua kali getaran…

2 days ago

Tiba Teing Dompet Dhuafa!

Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga…

3 days ago

Ikhtiar Pemulihan dari Karhutla, Dompet Dhuafa Ajak Warga Shalat Istisqa

Kotim, Kalteng—Dompet Dhuafa ajak warga mengadakan shalat istisqa di lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, Kelurahan…

3 days ago

Sekolah Aman Asap untuk Kalimantan Tengah

Kotim, Kalteng — Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa hadirkan Sekolah Aman Asap atau yang…

3 days ago

100 Paket Bantuan untuk Pemulihan Penyintas Gempa NTT, Kolaborasi AMAG dan Dompet Dhuafa

Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket…

5 days ago