amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}img.acss43235{aspect-ratio:1/1;object-fit:cover;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Dukung Keadilan Bagi Azka Rizky, LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Keluarga Azka

Brebes, Jawa Tengah—Senyum haru tampak pada wajah Siti Rohayanah (42), ibunda mendiang Azka Rizky (11) saat menerima bantuan yang disalurkan Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) di kediamannya, Brebes, Jawa Tengah pada Sabtu (10/01/26). Baginya, bantuan itu sangat berarti dalam mendukung perjuangannya merebut keadilan Azka yang harus wafat akibat perundungan di sekolah.

Rohayanah menjelaskan, perundungan itu menyebabkan luka di tubuh putranya akibat dipukuli oleh empat temannya di sekolah. Kemudian, kondisi kesehatannya pun kian memburuk hingga akhirnya tubuh kecil itu sudah tidak lagi mampu menahan rasa sakit dan membuatnya harus beristirahat untuk selama-lamanya pada 12 Agustus 2025 lalu.

Sembari menahan isak tangis, Rohayanah pun menyatakan begitu menyesalkan perundungan yang harus menimpa Azka di sekolah. Ia juga menceritakan, bagaimana Azka sempat menyembunyikan perundungan yang menimpanya karena diancam oleh terduga pelaku. Padahal, saat itu Azka sudah dalam kondisi murung dan mengeluhkan sakit di bagian dada serta tangan.

Melansir tribunjateng, kasus perundungan Azka telah resmi dilaporkan ke Polres Brebes oleh pihak keluarga sejak 21 Agustus 2025. Namun, hingga kini laporan tersebut belum menuai perkembangan yang berarti.

Bahkan, Rohayanah juga menyatakan sempat menerima tawaran penyelesaian secara kekeluargaan oleh pihak keluarga terduga pelaku saat mediasi di sekolah. Namun, Ia lebih memilih untuk menempuh jalur hukum demi keadilan sang buah hati.

Keadilan yang masih sulit ditempuh bagi putranya begitu membuat Rohayanah bersedih hati. Dengan kesehariannya yang hanya mendapat penghasilan dari toko kelontong kecil sementara sang suami bekerja sebagai buruh tani, membuatnya tidak mudah dalam memperjuangkan keadilan bagi mendiang Azka.

Selain itu, Rohayanah juga masih menanggung dua saudara Azka yaitu Fitri dan Aqsa yang masih duduk di bangku sekolah.

Saat Rohayanah menerima dukungan bantuan dari LPM, Ia mengaku sangat bersyukur dan bahagia. Sebab, selama ini Ia merasa tidak banyak mendapat perhatian maupun dukungan dalam memperjuangkan keadilan bagi putranya.

“Terima kasih telah memberikan perhatian kepada kami. Dukungan ini sangat berarti bagi kami, karena selama kami mencari keadilan untuk putra kami, kami tidak kunjung mendapat perhatian dari pihak manapun,” ujarnya sembari menahan isak tangis.

Sementara itu, Staf LPM, Cipto Dewantoro menyatakan harapannya atas dukungan yang diberikan agar dapat menyemangati perjuangan Rohayanah serta membantu meringankan biaya pendidikan kedua saudara mendiang Azka.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk meringankan biaya pendidikan saudara Azka, yaitu Fitri dan Aqsa yang juga masih duduk di bangku sekolah. Dan semoga ibu Siti Rohayanah tetap tegar dalam memperjuangkan keadilan bagi mendiang Azka,” ucap Cipto. (Shinta FN/LPM Dompet Dhuafa).

ID HUMANITY

Recent Posts

Seragam yang Tak Kunjung Berganti

Gunungkidul, DIY–Celana merah SD itu kian menyempit di tubuh Muhammad Kurniawan. Namun, langkahnya menyusuri lorong…

3 days ago

Dukung dan Bersamai Penyintas Gempa NTT, Sekolah BM 400 Salurkan Donasi bersama ID Humanity Dompet Dhuafa

Jakarta–Memasuki masa pemulihan pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…

1 week ago

Kolaborasi DMC Dompet Dhuafa dan MUI Bangun Kesiapsiagaan dalam Mitigasi Bencana Megathrust Jawa Timur

Jawa Timur–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) menggelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Megathrust…

1 week ago

Agar Anak-anak Aman dari Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Aktivasi Program Safe School di Sumatra Selatan

Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengaktivasi program Safe…

1 week ago

PRB YES DMC Dompet Dhuafa Ajak Anak Muda Belajar Mitigasi Bencana dari Masyarakat Adat Cisungsang

Lebak, Banten—Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa…

2 weeks ago

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Cordofa Hadirkan Layanan Dai Seribu Pulau

Jakarta—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali menghadirkan layanan Dai Seribu…

2 weeks ago