amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Dukung Peningkatan Skill, Yatim Growth Partner Gelar Pelatihan Public Speaking

Bogor—Seiring waktu bergulir, tampak mimik wajah Pandji yang terus menggumamkan latihannya saat menunggu giliran untuk tampil dalam praktik pelatihan public speaking. Sembari sesekali melongok buku catatannya, Pandji berusaha keras untuk bisa menampilkan versi terbaiknya di hadapan juri dan peserta lainnya.

Pandji atau yang memiliki nama lengkap Estu Pandji Manggala Putra ini merupakan salah satu dari 50 peserta lainnya yang mengikuti Pelatihan Public Speaking yang diselenggarakan oleh ID Humanity Dompet Dhuafa.

Sebagai bagian dari program Yatim Growth Partner, pelatihan ini diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu selama empat pekan bagi anak-anak yatim binaan Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) ID Humanity Dompet Dhuafa.

Adapun dalam pelaksanaanya dilakukan di lima yayasan mitra Jabodetabek Yatim Growth Partner, yakni, Yayasan Nur Karomah, Yayasan Darul Berkah, Yayasan Sirojul Huda, Yayasan Al-Ruhamaa’, dan Yayasan Aria Putra.

Sementara itu, Pandji, peserta yang berasal dari Yayasan Al-Ruhamaa’, Bogor, menyatakan sangat antusias saat mengetahui namanya terdaftar untuk diikut sertakan dalam pelatihan tersebut.

Saat giliran Pandji menampilkan hasil latihannya pada pekan ke empat pelatihan, sorak sorai para peserta yang menyaksikannya pun seketika memenuhi seisi ruangan pelatihan. Tanpa terbata-bata sedikit pun, ribuan kata Pandji mengalir dengan gamblang sesuai waktu yang ditentukan.

Pandji menyatakan, meski rasa percaya dirinya sudah ada karena kesehariannya aktif di berbagai organisasi, namun, pelatihan ini membuka wawasan baru baginya tentang public speaking yang efektif.

“Buat aku yang memang suka ikut organisasi kayak saat ini aku di sekolah ikut pramuka, terus karang taruna, dan sebagainya, ini sangat ngebantu aku banget sih. Aku jadi tahu caranya buat berkomunikasi yang efektif ke masyarakat,” lanjut dia.

Ia pun mengungkapkan, pemaparan materi dalam pelatihan membuatnya menyadari beberapa hal yang amat penting diterapkan dalam public speaking.

“Dari pemaparan materi selama beberapa pekan kemarin, aku jadi lebih tahu kalau public speaking itu ada caranya tersendiri kayak misalnya bisa menarik audience di 15 detik pertama itu seperti apa,” kata dia.

Lebih lanjut, Pandji menyebut teknik lima dasar public speaking yang sempat dipaparkan juga menjadi salah satu materi yang berkesan untuknya.

“Kalau selama ini aku sudah sering ngomong di depan banyak orang, tetapi dari materi pelatihan ini aku baru paham kayak mulai dari artikulasi, terus gerak tubuh, mimik wajah yang termasuk lima dasar teknik public speaking itu ternyata sepenting itu dan teknik lima dasar ini sangat berkesan buat aku,” ungkapnya.

Pandji juga menceritakan kegemarannya pada mata pelajaran ekonomi dan sosiologi yang membuat ia bercita-citanya ingin bisa bermanfaat untuk negaranya. Sebab, menurut dia, saat ini Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam hal ekonomi.

“Karena aku suka pelajaran ekonomi dan sosiologi, aku pengin bisa lanjut kuliah di jurusan akuntansi di Unpad. Soalnya yang aku pahami di sekolah, ekonomi negara kita sedang tidak baik-baik saja. Jadi, aku pengin bisa belajar lebih dalam tentang ini yang nantinya biar aku setidaknya bisa melakukan sesuatu untuk negara ini dengan keahlianku nanti,” ujar dia.

Sama halnya dengan Pandji, keinginan untuk mewujudkan cita-cita yang mulia juga ada pada Rana, peserta pelatihan public speaking dari Yayasan Sirojul Huda, Bogor.

Rana mengungkapkan cita-citanya yang begitu ingin menjadi pengacara. Keinginan itu bermula karena Ia melihat banyak orang-orang di sekitarnya kesulitan saat menempuh proses hukum.

Namun, Ia juga mengungkapkan agar dirinya bisa selalu menebar kemanfaatan bagi banyak orang dengan menjadi seorang motivator. Terlebih setelah mengikuti pelatihan ini, Ia pun jadi lebih memahami apa saja yang masih perlu dibenahi agar Ia bisa menjadi seorang motivator yang baik.

“Aku merasa motivasi itu penting dan sangat dibutuhkan semua orang, apalagi untuk yang masih sekolah seperti aku. Setelah aku ikut pelatihan ini juga, aku pengin kalau nantinya aku bisa jadi motivator, aku bisa bermanfaat buat orang lain dengan menginspirasi mereka biar punya tujuan atau lebih terarah untuk hidup ke depannya,” ujarnya.

Bagi Pandji dan Rana, pelatihan pengembangan skill seperti public speaking ini begitu berarti sehingga dapat membantu mereka agar bisa bersaing dalam menempuh masa depan yang gemilang.

Dalam pernyataannya, Pandji pun mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih bisa berkesempatan untuk mengikuti pelatihan public speaking dari ID Humanity Dompet Dhuafa.

“Aku mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang sudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk pendidikan kami. Karena hidup aku sangat terbantu dengan adanya dukungan pendidikan dari para donatur,” ucap Pandji.

Pandji dan Rana merupakan penerima manfaat Yatim Growth Partner yang telah mendapatkan dukungan pendidikan baik dalam pembiayaan administrasi sekolah maupun  dalam peningkatan keterampilannya.

Bersama Yatim Growth Partner, giat belajar anak-anak yatim terus didukung dan dibina demi menggapai cita-cita mulia mereka yang ingin menebar kemanfaatan yang lebih luas terhadap orang-orang di sekitarnya.

Mari turut serta dalam mendukung anak-anak yatim hebat menggapai mimpi dan cita-cita mulia mereka bersama Yatim Growth Partner ID Humanity Dompet Dhuafa. Salurkan dukungan terbaikmu di sini https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/Yatim-Growth-Partner

ID HUMANITY

Recent Posts

Breakfast Care Darling Salurkan 300 Paket Sarapan Gratis Bagi Para Pekerja

Jakarta—Di tengah hiruk pikuk pagi ibu kota, para pejuang rupiah tampak sumringah saat tim Dapur…

1 week ago

Kasuistik Cordofa: Ajak Masyarakat Pahami Dampak dari Konflik Iran dengan AS-Israel

Tangerang Selatan—Perang Iran dengan Amerika Serikat-Israel telah menimbulkan berbagai dampak yang dirasakan secara global. Dampak…

1 week ago

Berbagi Rasa, Merajut Asa Pekerja: Darling LPM Dompet Dhuafa Berbagi 2.500 Paket makan siang bagi Para Pekerja

Tangerang—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) membagikan 2.500 paket makan siang bagi…

1 week ago

Dari Duka ke Harapan, Dompet Dhuafa Dampingi Korban Kecelakaan Bekasi Bangkit Kembali

Layanan Dompet Dhuafa untuk Korban Kecelakaan Bekasi. Bekasi—Dompet Dhuafa silaturahmi kepada keluarga korban kecelakaan yang…

2 weeks ago

Taman Edukasi Mangrove DMC Dompet Dhuafa Hadirkan Edukasi Lingkungan Sekaligus Mitigasi Bencana

Pacitan–Setelah melakukan kegiatan ‘Kamis Bersih’ di sekolah, anak-anak TK Sari Mulya berduyun-duyun mendatangi Taman Edukasi…

2 weeks ago

Sinergikan Layanan, LPM Dompet Dhuafa Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Antar Program Pembinaan

Bogor—Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar Silaturahmi dan Koordinasi Program Pembinaan di 5G Resort,…

2 weeks ago