amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Taman Edukasi Mangrove DMC Dompet Dhuafa Hadirkan Edukasi Lingkungan Sekaligus Mitigasi Bencana

Pacitan–Setelah melakukan kegiatan ‘Kamis Bersih’ di sekolah, anak-anak TK Sari Mulya berduyun-duyun mendatangi Taman Edukasi Mangrove di Pantai Teban. Jarak antara Taman Edukasi Mangrove dan sekolah mereka tidak begitu jauh. Jalan menuju ke sana pun dihiasi pohon-pohon besar yang membuat rindang. Perjalanan yang tidak membuat mereka lelah. 

Di sana, anak-anak berkumpul di gazebo. Mereka menyimak teman-teman dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bercerita tentang mangrove. 

Tampak wajah bingung lugu anak-anak ketika mendengar penjelasan tentang tanaman khas pesisir ini. Tanaman itu mungkin bisa mereka lihat setiap hari di dekat pantai. Terlalu biasa untuk mereka yang bertempat tinggal di pesisir. Tetapi yang perlu mereka ketahui mangrove tidak begitu saja tertanam. Mangrove perlu diupayakan dan kebertahanannya hingga puluhan tahun ke depan butuh perjuangan yang serius. 

Tidak lama, anak-anak diajak teman-teman DMC Dompet Dhuafa menyusuri track mangrove. Track itu merupakan jalur setapak terbuat dari bambu dan kayu yang memungkinkan pengunjung bisa berjalan ke dalam taman mangrove yang rimbun dan hijau. Di tengah taman sana, anak-anak antusias menengok tumbuhan mangrove yang sudah tinggi dan berdaun lebat. Dari track itu juga mereka bisa melihat air laut yang pecah menabrak akar-akar mangrove yang kuat. Anak-anak penuh semangat pagi itu, meski matahari mulai menyingsing tinggi.

“Ini pelajaran yang sangat berarti sekali untuk anak-anak. Mereka dikenalkan mangrove dan banyak manfaatnya untuk kehidupan manusia. Berharap kedepannya anak-anak semakin dewasa mereka tahu semakin bertanggung jawab dan peduli serta mencintai lingkungan,” ucap Sri Wahyuni, guru yang ikut mendampingi anak-anak di Taman Edukasi Mangrove. 

Sri Wahyuni juga mengatakan apa yang anak-anak pelajari tentang mangrove mungkin akan sulit didapatkan dari pelajaran di kelas. Jadi berkunjung ke Taman Edukasi Mangrove di Teban adalah pengalaman yang bernilai untuk mereka. 

Taman Edukasi Mangrove di Pantai Teban, Dusun Tawang Wetan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, baru saja diresmikan DMC Dompet Dhuafa pada Rabu (29/4/2026). Keberadaan Taman Edukasi Mangrove ini bagian dari program Kawasan Tanggap dan Tangguh Bencana (KTTB) dari DMC Dompet Dhuafa di Desa Sidomulyo.

Abdul Azis, Staf Mitigasi dan Diklat Bencana DMC Dompet Dhuafa menjelaskan dalam KTTB DMC Dompet Dhuafa melaksanakan 12 indikator Tsunami Ready yang salah satunya terkait mitigasi. 

“Karena wilayah Sidomulyo berpotensi atau punya ancaman bencana gempa dan tsunami maka pembuatan taman edukasi mangrove ini adalah salah satu mitigasi kita dalam mengurangi risiko dari bencana tsunami itu. Mangrove bisa jadi benteng alami untuk meredam gelombang besar. Mudah-mudahan ini juga bernilai ekonomis dan juga menjadi sarana edukasi untuk masyarakat,” kata Abdul Azis. 

Lanjut Abdul Azis, Taman Edukasi Mangrove juga diharapkan menjadi medium anak-anak dan warga sekitar Sidomulyo belajar tentang mangrove dan peran penting mangrove untuk ekosistem pesisir. 

DMC Dompet Dhuafa menyerahkan pengelolaan Taman Edukasi Mangrove kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidomulyo. Selain itu, kawasan ini juga bisa dimanfaatkan oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sidomulyo sebagai ruang edukasi dan pelaksanaan berbagai kegiatan mitigasi bencana. 

Prayitno, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Pacitan, menyampaikan apresiasi terhadap DMC Dompet Dhuafa yang telah membangun Taman Edukasi Mangrove di wilayah Pacitan. 

“Terima kasih kepada DMC Dompet Dhuafa atas bantuan Taman Edukasi Mangrove ini. INi tidak hanya menjadi upaya mencegah terjadinya abrasi air laut, tetapi juga bisa menjadi destinasi wisata baru di Pacitan,” ucap Prayitno yang hadir dalam peresmian mewakili Bupati Pacitan. 

Kata Prayitno, dengan adanya Taman Edukasi Mangrove ini telah berdiri beberapa UMKM di sekitar lokasi. Sehingga bisa menumbuhkan perekonomian warga Desa Sidomulyo. 

“Taman Edukasi Mangrove ini juga dikunjungi para wisatawan dari sekitar Sidomulyo dan juga dari daerah lain. Ini hal baik untuk Desa Sidomulyo Pacitan,” lanjut Prayitno. 

Prayitno berharap DMC Dompet Dhuafa terus memberikan pembinaan dan pendampingan untuk wilayah pesisir Sidomulyo. 

“Pemerintah Daerah akan terbuka dan terus mendukung untuk kemajuan Pacitan dan Desa Sidomulyo,” tutup Prayitno. 

Dengan adanya Taman Edukasi Mangrove dan penanaman mangrove yang intensif, DMC Dompet Dhuafa berharap mitigasi terhadap abrasi yang mengancam pantai pesisir selatan Pacitan bisa terwujud. Selain itu, kembali luasnya lahan mangrove dapat memulihkan ekosistem pesisir dan melestarikan ‘rumah’ bagi aneka ragam biota laut. 

Dari sisi ekonomi, keberadaan Taman Edukasi Mangrove mampu membawa manfaat baik untuk ketangguhan ekonomi warga sekitar yang banyak bergantung pada sektor informal. 

Pada kesimpulannya, keberadaan mangrove secara langsung memperkuat daya tahan terhadap bencana, akses pangan, bahkan martabat hidup masyarakat pesisir. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Dari Duka ke Harapan, Dompet Dhuafa Dampingi Korban Kecelakaan Bekasi Bangkit Kembali

Layanan Dompet Dhuafa untuk Korban Kecelakaan Bekasi. Bekasi—Dompet Dhuafa silaturahmi kepada keluarga korban kecelakaan yang…

6 hours ago

Sinergikan Layanan, LPM Dompet Dhuafa Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Antar Program Pembinaan

Bogor—Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar Silaturahmi dan Koordinasi Program Pembinaan di 5G Resort,…

9 hours ago

Hadapi Krisis Iklim, DMC Dompet Dhuafa Bangun Greenhouse untuk Petani Gunungkidul

Gunungkidul—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) meresmikan program greenhouse di Dusun Gagan,…

9 hours ago

Dari Kelas ke Lapangan: DDV Sumbar Gelar Edukasi dan Simulasi Bencana

DDV Sumbar. Agam, Sumatera Barat – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026, Dompet…

1 day ago

Siap untuk Selamat: Dompet Dhuafa Yogyakarta Gaungkan Kesiapsiagaan

Dompet Dhuafa Yogyakarta Edukasi Mitigasi Bencana. Yogyakarta – Dompet Dhuafa Yogyakarta menggelar serangkaian kegiatan kesiapsiagaan…

1 day ago

Ramaikan HKB 2026, SMPN 2 Gandapura Gelar Simulasi Bencana

SMPN 2 Gandapura dan DMC Dompet Dhuafa. Bireuen, Aceh — Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan…

2 days ago