amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Gunungkidul—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) meresmikan program greenhouse di Dusun Gagan, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta, Senin (27/4/2026). Program ini bertujuan mengenalkan teknologi pertanian yang dapat mendukung kemandirian dan ketahanan pertanian masyarakat di tengah ancaman krisis iklim.
Staf Mitigasi dan Diklat Bencana DMC Dompet Dhuafa, Adi Sumarna, mengatakan pembangunan greenhouse merupakan upaya meningkatkan ketangguhan pangan dan ekonomi masyarakat di tengah musim tak menentu akibat krisis iklim.
“Greenhouse ini untuk memperkuat ketangguhan petani dalam menghadapi perubahan iklim, baik saat kekeringan maupun curah hujan tinggi,” ujar Adi.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut diharapkan dapat memungkinkan warga tetap memproduksi hasil pertanian secara optimal sepanjang tahun.
Sebelumnya, DMC Dompet Dhuafa telah mengaktivasi sumur bor lewat program Air untuk Kehidupan dalam mengatasi kekeringan di wilayah tersebut. Infrastruktur itu kini menjadi sumber pengairan bagi greenhouse. Di waktu yang sama, DMC Dompet Dhuafa menginisiasi terbentuknya Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Pengkol. Lewat FPRB, upaya-upaya kesiapsiagaan bencana menjadi akrab dengan kehidupan warga di sana.
Camat Nglipar, Sugito, yang hadir dalam peresmian menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan Green House di Desa Pengkol.
“Kami sungguh berharap ini ada kelanjutannya, sehingga besok Green House ini bermanfaat untuk pembibitan. Karena sebagian masyarakat, terutama ibu-ibu di sini adalah petani, sehingga nanti dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pertanian yang dapat dikelola dengan baik,” kata Sugito.
Ia mengharapkan greenhouse ini membawa manfaat yang dapat mensejahterakan warga Desa Pengkol. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)
Foto: Juli Haryadi/DMC Dompet Dhuafa Kalimantan Selatan–Sepanjang tahun 2026, berbagai bencana alam yang terjadi di…
Manggarai, NTT–Ketika Mama Elizabeth berbincang-bincang malam itu, tiba-tiba tanah bergetar. Setidaknya ada dua kali getaran…
Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga…
Kotim, Kalteng—Dompet Dhuafa ajak warga mengadakan shalat istisqa di lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, Kelurahan…
Kotim, Kalteng — Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa hadirkan Sekolah Aman Asap atau yang…
Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket…