amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Hadirkan Juara MHQ Internasional, CORDOFA Sukses Gelar “Ngaji Level Up” Hybrid di Bogor

Bogor–ID Humanity Dompet Dhuafa melalui CORDOFA (Corps Dai Dompet Dhuafa) sukses menyelenggarakan kegiatan Dauroh dan Ijazah Sanad Al-Qur’an “Ngaji Level Up: Level Up with Sanad. Naik Kelas Bersama Al-Qur’an” secara hybrid di Masjid Al Madinah. Zona Al Madinah, Parung-Bogor, pada Sabtu (11/7).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Syaikh Bilal Abdullah Ahmad As-Suhaili, pakar Al-Qur’an yang memiliki sanad (isnad) keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah SAW dalam bacaan Al-Qur’an, khususnya Surat Al-Fatihah, melalui qiraah Riwayat Hafs dari Asim jalur Syatibiyah. Selain itu, beliau juga merupakan juara Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Internasional serta penulis kitab Naysrul Amal Syarah Tuhfatul Athfal.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan kampanye kepedulian serta ajakan berdonasi untuk program santunan yatim. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim secara simbolis.

Ketua DKM Masjid Al Madinah, Ust. Sudirman Lubis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Surat Al-Fatihah merupakan rukun dalam salat. Karena salat adalah rukun Islam, maka setiap muslim memiliki kewajiban untuk mampu membaca Al-Fatihah dengan baik dan benar.

“Jika Al-Fatihahnya benar maka benar salatnya. Namun jika bacaan Al-Fatihahnya salah, maka salatnya menjadi tidak sempurna bahkan dapat tertolak. Demikian pentingnya Surat Al-Fatihah,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Pranggono, Manager Layanan Dakwah Cordofa mengemukakan bahwa acara ini setidaknya memiliki tiga tujuan.

Pertama, untuk semakin menambah pengetahuan dari Al-Fatihah.

Kedua, menambah pengetahuan dan kemampuan dari peserta tentang bagaimana cara membaca al-fatihah yang baik dan benar.

Ketiga, menjalin silaturahmi antara pengurus dan pengajar di Masjid Al-Madinah dengan peserta dari luar dan ini juga pesertanya tidak hanya offline tapi juga ada yang online.

Ahmad menjelaskan bahwa goals dari acara ini agar peserta dapat mempraktekkan alquran secara benar.
“Goalsnya adalah menjadikan alquran sebagai way of life, dengan mulai mempraktekkan alquran secara baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.” Kata Dia

Lebih lanjut, Pranggono menjelaskan bahwa maksud dari ngaji level up ini adalah mengoptimalkan bagian dari fungsi Al-Qur’an dari mulai huruf kemudian huruf sambung kemudian tanda baca kemudian kembali ke Al-Qur’an dan sekarang kita lanjutkan dengan level yang berikutnya yaitu dengan mulai membaca Al-Qur’an mulai al-fatihah secara baik dan benar dengan menghadirkan pakar dibidangnya.

Sedangkan dari sisi peserta, Pranggono mengatakan bahwa peserta datang dari berbagai wilayah terutama Jabodetabek.
“Selain dari Jabodetabek banyak juga peserta yang hadir luar kota terutama dari Surabaya yang hadir secara online. Total peserta dari acara ini diikuti oleh 700 orang.” Pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, CORDOFA ID Humanity Dompet Dhuafa berharap dapat mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga memiliki sanad keilmuan yang autentik sebagai bagian dari upaya menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an dari generasi ke generasi. (Suriadi/ID Humanity Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Penghidupan Belum Pulih Pasca-Gempa NTT, DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Sembako

Manggarai, NTT–Sudah hampir satu bulan, Habiba, 45 tahun, warga Jembatan Besi, Kelurahan Mata Air, tidak…

22 hours ago

Stadium Generale Cordofa: Wujudkan Semangat Dakwah Berdampak dari Kota Padang

Padang—Dari sudut ke sudut ruangan di Gedung Kuliah Bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol,…

2 days ago

DMC Dompet Dhuafa dan Relawan Gabungan Bantu Padamkan Karhutla Kalteng

Kotim, Kalteng—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama relawan gabungan bantu pemadaman kebakaran hutan dan…

2 days ago

Dari Teras Rumah hingga Tenda Pengungsian, Perjuangan Perempuan Penyintas Gempa NTT

Manggarai, Nusa Tenggara Timur–”Meskipun untungnya lima ribu rupiah, Alhamdulillah. Kalau terus di rumah mau makan…

2 days ago

Belajar di Bawah Pohon, Dompet Dhuafa Dirikan Sekolah Darurat

Nagekeo, NTT -- Dompet Dhuafa gencarkan Sekolah Darurat di institusi pendidikan di Nagekeo, Nusa Tenggara…

4 days ago

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Sejumlah Wilayah, Dompet Dhuafa Bagikan Masker untuk Warga

Banten–Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau sampai ke wilayah Banten, Jabodetabek dan Lampung. Pada Minggu…

5 days ago