amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Bandung— ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) resmi menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dalam program pembinaan kepribadian bagi warga binaan pemasyarakatan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Bandung pada Senin (3/11/2025).
Kolaborasi ini berfokus pada pembinaan dan pelatihan keagamaan yang mencakup penyediaan sarana, materi, pendampingan, hingga monitoring dan evaluasi program secara berkala. Program dijalankan selama satu tahun dan berpeluang diperpanjang sesuai kebutuhan pembinaan.
Kepala Bagian Pembinaan Dhuafa LPM Dompet Dhuafa, TB Rohim, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat aspek karakter, mental, dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
“Kerja sama ini berlangsung selama satu tahun dan dapat diperpanjang. Program ini ditujukan untuk membentuk perubahan perilaku positif, memperkuat mental dan spiritual warga binaan, mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat, serta membangun kesadaran agar menjadi manusia yang lebih bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, menyambut inisiatif tersebut sebagai langkah strategis dalam penguatan sistem pembinaan di lapas dan rutan.
“Dalam rangka melaksanakan strategi penanganan dan pengamanan warga binaan yang bermasalah, tentu ada mekanisme dan SOP yang harus dijalankan. Saya mengucapkan terima kasih kepada LPM Dompet Dhuafa yang telah mendukung upaya menciptakan lingkungan lapas yang lebih positif, aman, dan kondusif. Ini menjadi terobosan pemikiran yang luar biasa,” ujarnya.
Dengan hadirnya kolaborasi ini, diharapkan proses pembinaan tidak hanya berfokus pada masa hukuman, tetapi juga menyiapkan masa depan warga binaan saat kembali ke masyarakat. Dukungan lintas lembaga ini diharapkan dapat melahirkan lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan berdampak jangka panjang, sehingga warga binaan dapat bangkit dan berkontribusi secara positif bagi kehidupan sosial di masa mendatang. (LPM Dompet Dhuafa)
Foto: Juli Haryadi/DMC Dompet Dhuafa Kalimantan Selatan–Sepanjang tahun 2026, berbagai bencana alam yang terjadi di…
Manggarai, NTT–Ketika Mama Elizabeth berbincang-bincang malam itu, tiba-tiba tanah bergetar. Setidaknya ada dua kali getaran…
Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga…
Kotim, Kalteng—Dompet Dhuafa ajak warga mengadakan shalat istisqa di lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, Kelurahan…
Kotim, Kalteng — Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa hadirkan Sekolah Aman Asap atau yang…
Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket…