amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Bangkok—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menggelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah secara daring bagi warga negara Indonesia di Bangkok, Thailand, pada Rabu (21/5/2025) lalu.
Bekerja sama dengan komunitas Taddabur Bangkok, pelatihan ini diikuti oleh 10 peserta dan dipandu oleh Ustadz Madroi selaku koordinator program Bimbingan Rohani Pasien (BRP) LPM.
Ustadz Madroi mengatakan, “Pelatihan bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang tata cara pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah.”
Kegiatan berlangsung interaktif dan lancar, dengan penyampaian materi yang diselingi humor sehingga peserta tetap antusias.
Ketua Taddabur Bangkok, Yulianti (43), menyampaikan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru bagi para peserta.
“Ustadz Madroi dalam memberikan penjelasan sangat rinci, jelas dan mudah dipahami serta tidak lupa menyelingi dengan humor yang membuat peserta menjadi tidak bosan. Dari pemaparan hari ini kami jadi mengetahui bahwa banyak praktik-praktik pemulasaraan jenazah yang selama ini kami ketahui ternyata merupakan tradisi dan bukan syariat yang diharuskan,” ujarnya.
Yulianti juga berharap kawan-kawan Tadabbur Bangkok bisa memahami ilmu pemulasaran jenazah sesuai dengan syariat Islam.
“Sehingga apabila kami menghadapi situasi ada keluarga dekat atau tetangga yang meninggal kami bisa memberikan bantuan dengan ilmu yang kami miliki,” tambah Yulianti.
Program ini merupakan bagian dari upaya Layanan Barzah LPM Dompet Dhuafa dalam menyosialisasikan manajemen pemulasaraan jenazah yang benar dan sesuai tuntunan agama.
Diharapkan pelatihan serupa dapat menjangkau lebih banyak komunitas diaspora Indonesia di berbagai negara. Melayani Lebih Baik, untuk Menumbuhkan Kebaikan. (Muhammad Afriza Adha/ ID Humanity Dompet Dhuafa)
Foto: Juli Haryadi/DMC Dompet Dhuafa Kalimantan Selatan–Sepanjang tahun 2026, berbagai bencana alam yang terjadi di…
Manggarai, NTT–Ketika Mama Elizabeth berbincang-bincang malam itu, tiba-tiba tanah bergetar. Setidaknya ada dua kali getaran…
Manggarai, NTT—Momang dalam bahasa Manggarai memiliki makna yang luas, seperti senang, suka, cinta, kasih, hingga…
Kotim, Kalteng—Dompet Dhuafa ajak warga mengadakan shalat istisqa di lapangan Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin, Kelurahan…
Kotim, Kalteng — Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa hadirkan Sekolah Aman Asap atau yang…
Nagekeo, NTT— AMAG (PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk) dan Dompet Dhuafa distribusi 100 paket…