amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tangerang Selatan—Sebanyak 70 santri mualaf binaan Pesantren Mualaf Indonesia Dompet Dhuafa (Pemulia DD) mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang diselenggarakan oleh Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa), pada Jumat sore hingga Minggu (18–20 Juli 2025).
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pesantren Mualaf Indonesia Dompet Dhuafa, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.
Para peserta yang hadir berasal dari berbagai zonasi pembinaan mualaf Cordofa, meliputi wilayah Jabodetabek dan zonasi Banten (Baduy Luar).
Mengusung tema “Menyelami Indahnya Shalat”, MABIT diisi dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu para mualaf memperdalam pemahaman tentang ibadah shalat. Di antaranya adalah kajian bertema “Kenapa Kita Butuh Shalat” yang disampaikan oleh Dai Cordofa, Ustaz Bernadus Doni, serta materi “Kembali ke Fitri” yang dibawakan oleh motivator asal Banten, Ustaz Ahmad Dhimyati.
Ahmad Pranggono, Manajer Cordofa, menyampaikan bahwa tema shalat yang diangkat dalam MABIT memiliki peran penting bagi para mualaf. Menurutnya, pemahaman yang mendalam tentang shalat akan membantu mereka menunaikan kewajiban ini dengan penuh kesadaran, bukan sekadar rutinitas.
“Terkadang mualaf imannya masih mudah goyah. Terutama di zaman materialistik ini. Shalat terkadang masih mengharapkan timbal balik yang sifatnya materi,” terang Ahmad Pranggono.
“Jadi kita angkat tema salat ini supaya menjadikan shalat itu bukanlah sekadar sebagai rutinitas, tetapi sudah menjadi satu bagian dari hidup mereka. Jadi kalau tidak shalat, ada perasaan kurang dalam hidup,” lanjutnya.
Selain mengikuti rangkaian kajian bertema shalat, para santri mualaf juga melaksanakan berbagai ritual ibadah, seperti mengaji, Shalat Tahajud, dan Sahlat Dhuha.
MABIT merupakan bagian dari program pembinaan mualaf yang rutin dilakukan oleh Cordofa. Dalam program ini, para mualaf biasanya mengikuti pembinaan mingguan berdasarkan zonasi masing-masing.
Kegiatan MABIT menjadi momentum silaturahmi lintas zonasi. Selain sebagai penguatan keimanan, MABIT juga diharapkan menjadi ruang yang hangat dan ramah bagi para mualaf untuk saling mengenal dan menguatkan. (Muhammad Afriza Adha/ID Humanity Dompet Dhuafa)
Kalimantan Tengah–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa merespons kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin…
Padang, Sumatera Barat—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Singgalang merespons banjir yang…
Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan. Kuningan, Jawa Barat–Bagi…
Bantul, Yogyakarta—Upaya mewujudkan lingkungan yang hijau sekaligus produktif terus dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet…
Tangerang Selatan–ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Khadijah Learning Center,…
Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan. Katingan, Kalimantan Tengah--"Pertama kali menjadi relawan, saya…