amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Halmahera Barat, Maluku—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendirikan Dapur Umum dan melakukan Aksi Bersih dalam respons banjir bandang yang menerjang Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Minggu (11/01/26).
Melansir laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir tersebut disebabkan oleh hujan deras yang terjadi sejak Rabu (07/01/26) lalu. Hal itu mengakibatkan rumah warga terendam dan akses jalan di sejumlah wilayah terputus.
Selain itu, Data BNPB per 8 Januari 2026 menyebutkan, terdapat sembilan desa dan 3.444 jiwa yang terdampak, serta dua korban meninggal dunia. Kemudian terdapat kurang lebih 1.500 jiwa yang kini mengungsi.
Adapun fasilitas umum yang terdampak di antaranya 34 rumah rusak berat, tiga rumah rusak sedang dan 286 rumah rusak ringan.
Hingga kini, berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Respon DMC, Kabupaten Halmahera Barat tengah ditetapkan status tanggap darurat hingga 16 Januari 2026.
Selain Layanan Dapur Umum, Afandi Hi Kader, Relawan Tim Respon DMC menyatakan, DMC juga turut melakukan bantuan lainnya dengan berkolaborasi bersama TNI dan damkar.
“Alhamdulillah Layanan Dapur Umum DMC telah diterima oleh kurang lebih 300 penerima manfaat. Kemudian kami juga melakukan aksi bersih jalan umum dan aksi bersih di tiga rumah warga di Desa Tongute Ternate bersama TNI dan damkar. Kami juga bergotong royong bersama masyarakat dan TNI membantu mengangkut 12 perahu nelayan yang terdampar di pemukiman warga,” ujarnya.
Afandi juga menyebutkan, saat ini terdapat beberapa kebutuhan mendesak di lokasi terdampak seperti air bersih, hygiene kit, peralatan kebersihan, shelter, sembako dan logistik dapur umum.
Selain itu, berdasarkan pantauan Tim Respon DMC di lokasi, penyintas juga membutuhkan layanan medis dan pendampingan psikologis.
Dengan situasi tersebut, kedepannya DMC akan terus membantu masyarakat dengan terus membuka Layanan Dapur Umum serta melakukan Aksi Bersih.
Untuk saat ini, DMC telah mendirikan pos respons di Desa Tongute Ternate RT 04/02, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
Kawan Baik, semoga para penyintas selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa sulit pasca banjir. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Shinta FN/DMC Dompet Dhuafa).
Kalimantan Tengah–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa merespons kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin…
Padang, Sumatera Barat—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Singgalang merespons banjir yang…
Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan. Kuningan, Jawa Barat–Bagi…
Bantul, Yogyakarta—Upaya mewujudkan lingkungan yang hijau sekaligus produktif terus dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet…
Tangerang Selatan–ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Khadijah Learning Center,…
Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan. Katingan, Kalimantan Tengah--"Pertama kali menjadi relawan, saya…