amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Sikka, NTT—Dompet Dhuafa memulihkan semangat anak-anak pasca gempa yang guncang NTT dengan TPQ Ceria.
Puluhan anak-anak hadir TPQ Ceria yang bertempat di Posko Pengungsian Stadion Gelora Samador, Kota Maumere, Kabupaten Sikka.
“Hari ke keempat rutinitas pengajian anak-anak pengungsian, selain ngajar ngaji seperti malam sebelum-sebelumnya, malam ini kita juga dengan agenda kegiatan Maulid Bersama TPQ Ceria,” ujar Relawan Disaster Management Center (DMC), Sulaiman Siska.
Siska yang juga merupakan relawan dari Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa), melihat kegiatan keagamaan juga penting untuk mengangkat kembali semangat adik-adik penyintas gempa NTT.
“Untuk kondisi anak-anak sendiri, sebelumnya saya dengan rekan relawan lain juga sempat melakukan pengenalan awal saat kegiatan psikososial bersama anak-anak, kami menyaksikan sendiri semangat adik-adik untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan yang kami rencanakan, dan berlanjutlah sampai hari ini terselenggaranya kegiatan TPQ Ceria,” lanjutnya.
Salah seorang peserta didik bernama Sari dari Kampung Buton mengucapkan rindu dengan kegiatan TPQ yang biasanya hadir di tempat kampung mereka.
Banyak teman-temannya yang rajin mengaji. Dengan TPQ Ceria, kerinduan Sari bisa terobati: bisa kembali mengaji dan menambah wawasan keagamaan.
“Senang bisa ngaji lagi,” imbuhnya.
Selain itu Dompet Dhuafa juga menyalurkan 40 paket hadiah berupa alat tulis dan makanan ringan bagi peserta didik TPQ Ceria.
Rencananya kegiatan TPQ Ceria akan terus dilanjutkan untuk meningkatkan dan menjaga aqidah serta sebagai bentuk pemulihan semangat adik-adik penyintas.
Semoga dengan ikhtiar ini mampu membantu adik-adik penyintas gempa NTT bisa pulih dan mampu mendorong mereka untuk menata kembali masa depannya. (Arifian Fajar Putera/ ID Humanity Dompet Dhuafa)
Tangerang Selatan–ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar Temu Refleksi: Indonesia Darurat Bencana di Outlier Cafe Ciputat,…
Jakarta-Belum hilang rasa lelah Komarudin usai membanting tulang mencari nafkah, terbit kepanikan luar biasa yang…
Tangerang Selatan-Insiden perusakan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) oleh pengemudi mobil mewah jenis…
Flores, NTT—Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya menyisakan kepanikan…
Jakarta–Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pemulasaraan jenazah masih dianggap menyeramkan. Anggapan ini pun masih terus…
Di tengah hiruk-pikuk dunia kemanusiaan yang seringkali penuh dengan angka, laporan, dan target distribusi, ada…