amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Tangerang Selatan-Insiden perusakan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) oleh pengemudi mobil mewah jenis Toyota Alphard di Jalan RC Veteran, Pesanggrahan, Bintaro, menyita perhatian publik sejak Selasa (18/8/2026) malam.
Peristiwa yang dipicu gesekan spion tersebut sempat memicu emosi pengemudi Alphard hingga nekat merusak kendaraan korban menggunakan batu.
Meski pertikaian berakhir damai setelah pelaku menyatakan kesediaan bertanggung jawab dan meminta maaf, dampak musibah ini langsung memukul kehidupan korban.
Korban, Mulyadi (53), belum dapat segera menarik penumpang untuk menafkahi keluarganya. Motor yang menjadi satu-satunya alat tempur mengais rezeki mengalami kerusakan dan harus menjalani perbaikan.
Padahal, Mulyadi merupakan tulang punggung keluarga yang harus menghidupi tiga orang anak, dua di antaranya masih aktif mengenyam pendidikan di sekolah.
Merespons kondisi tersebut, Dompet Dhuafa melalui Program Layanan Mustahik yang dikelola Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menyalurkan bantuan darurat bagi Mulyadi dan keluarganya.
“Terima kasih atas bantuannya,” ujarnya.
Bantuan diberikan langsung kepada Mulyadi di kediamannya di Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan pada Rabu (19/08/2026).
Bantuan ini diserahkan untuk meringankan beban ekonomi harian sekaligus mendampingi korban agar dapat segera kembali beraktivitas.
Kepala Bagian Layanan Dhuafa LPM Dompet Dhuafa, Tarmizi Akbar, menegaskan bahwa kepedulian sosial masyarakat yang hadir cepat di tengah ujian warga rentan, patut dikembangkan.
”Setiap bantuan kita adalah wujud solidaritas dan semangat untuk saling menguatkan kehidupan bermasyarakat yqng harmonis,” ujar Tarmizi.
Ia pun berharap insiden di Bintaro ini menjadi pelajaran bersama dalam merawat empati di ruang publik dan mengedepankan kesabaran di jalan raya.
“Semoga persoalan ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih mengedepankan kesabaran, komunikasi, dan penyelesaian masalah secara damai. Kebaikan yang kita lakukan pun akan selalu berbuah luar biasa.” (Sudita/ ID Humanity Dompet Dhuafa)
Jakarta-Belum hilang rasa lelah Komarudin usai membanting tulang mencari nafkah, terbit kepanikan luar biasa yang…
Flores, NTT—Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya menyisakan kepanikan…
Jakarta–Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pemulasaraan jenazah masih dianggap menyeramkan. Anggapan ini pun masih terus…
Di tengah hiruk-pikuk dunia kemanusiaan yang seringkali penuh dengan angka, laporan, dan target distribusi, ada…
Mustarim Usman: Saya Sedang di Laut Saat Terjadi Gempa Bumi Manggarai Timur, NTT—“Saat kejadian gempa,…
Padang Pariaman, Sumbar—Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) dan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menggelar…