amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Dari Terdampak Hingga Tebar Manfaat: Kisah Lastri Relawan Dapur Umum

Langsa, Aceh–Lastri (43 tahun), seorang ibu dari tiga anak itu sedang menggoreng ayam di kuali besar, Sabtu (13/12/2025).

Sebelumnya ia telah menanak nasi, mengiris bawang, cabai, dan bahan-bahan masak lainnya. Ia adalah relawan Dapur Umum Dompet Dhuafa yang menyiapkan makanan untuk penyintas banjir Aceh Tamiang.

Lastri, warga Simpang Komodor itu, sebenarnya salah satu yang terdampak bencana banjir di Kota Langsa.

Setelah berhasil pulih dari kondisi sulit akibat bencana, ia tergerak memberikan tenaganya untuk membantu saudara-saudara di Aceh Tamiang.

“Yang saya lihat di Aceh Tamiang itu lebih parah daripada yang terjadi di Langsa. Jadi jiwa kemanusiaan kita tergerak untuk membantu sesama meskipun saya terdampak banjir juga,” ujar Lastri.

Sudah dua hari Lastri memasak di Dapur Umum Dompet Dhuafa yang terletak di Pos Dompet Dhuafa, Kota Langsa, Aceh.

Ia sudah mulai meracik masakan sejak subuh dan baru pulang setelah menyiapkan porsi makanan untuk santapan malam penyintas.

“Suami dan anak pun sudah mengizinkan dan mendukung saya. Mereka juga melihat di sosial media apa yang terjadi di Aceh Tamiang itu sangat luar biasa. Bangunan hancur, warga berserakan di pinggir jalan. Air bersih saja mereka sekarang kesulitan,” kata Lastri, yang sebelumnya menjadi relawan dapur umum desa untuk banjir Langsa sepekan lalu.

Lastri sempat tergidik ketika menceritakan kondisi di Aceh Tamiang yang ia saksikan di televisi ataupun yang diceritakan anaknya.

Ia tidak bisa membayangkan apabila itu terjadi pada keluarganya, terutama anak-anaknya. Tidak bisa membayangkan apabila keluarganya mendapatkan kesulitan yang sama dengan apa yang diderita warga Aceh Tamiang sekarang.

“Saya punya anak. Saya membayangkan bagaimana kalau itu terjadi pada anak-anak saya. Kesulitan makan dan minum. Tidur tidak nyaman di pinggir jalan. Jadi saya bertekad untuk membantu dengan cara saya ini,” ucap Lastri.

Di Dapur Umum Dompet Dhuafa di Kota Langsa, Lastri bersama empat perempuan lainnya menyiapkan sekitar 1000 porsi makanan untuk warga Aceh Tamiang setiap harinya.

Mereka semua, perempuan-perempuan tangguh, adalah penyintas yang kini menjadi relawan kemanusiaan. Dari dapur, mereka membantu penyintas di Aceh Tamiang yang sampai saat ini masih membutuhkan banyak bantuan.

Sebelumnya, pada 26 November 2025 lalu Aceh Tamiang diterjang banjir bandang. Hampir seluruh wilayah diporak-porandakan banjir besar tersebut.

Pascabanjir, warga terdampak berhamburan, membangun gubuk-gubuk seadanya di pinggir jalan, untuk tempat mereka bermalam.

Sudah lebih dari dua pekan, warga terdampak di Aceh Taming masih berada dalam kondisi serba terbatas, terutama dalam kebutuhan pangan sehat dan bergizi.

Kawan Baik, semoga kesulitan yang dialami masyarakat Aceh Tamiang dapat segera terlewati. Dan untuk mewujudkannya, mereka membutuhkan uluran kebaikan dari kita semua. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Respons Cepat DMC Dompet Dhuafa Atasi Kebakaran Hutan di Kotim Kalteng

Kalimantan Tengah–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa merespons kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin…

2 days ago

Padang Dilanda Banjir, DMC Dompet Dhuafa dan DD Singgalang Evakuasi Warga dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Padang, Sumatera Barat—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Singgalang merespons banjir yang…

3 days ago

Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan

Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan. Kuningan, Jawa Barat–Bagi…

7 days ago

Hijaukan Pekarangan Rumah, DMC Dompet Dhuafa Realisasikan Program Sedekah Pohon di Bantul

Bantul, Yogyakarta—Upaya mewujudkan lingkungan yang hijau sekaligus produktif terus dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet…

1 week ago

ID Humanity Dompet Dhuafa Bekali Amil dengan Keterampilan PFA untuk Tanggap Darurat

Tangerang Selatan–ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Khadijah Learning Center,…

1 week ago

Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan

Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan. Katingan, Kalimantan Tengah--"Pertama kali menjadi relawan, saya…

2 weeks ago