amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Perjuangan Belum Berakhir, Delegasi Global Sumud Land Convoy Tiba di Indonesia

Imam Alfaruq.

Jakarta—Delegasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang turut serta dalam Land Convoy untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) ke Gaza telah tiba di Indonesia pada Minggu (29/05/26).

Dalam delegasi tersebut terdapat salah satu perwakilan dari Dompet Dhuafa, yakni Imam Alfaruq.

Imam Alfaruq.

Delegasi Land Convoy GSF dipulangkan setelah perjalanannya dihadang oleh militer Libya saat sudah memasuki Kota Sirte, Libya Timur.

Imam menyatakan, para delegasi sempat ditahan sampai 7 hari hingga akhirnya tim KBRI Tripoli menjemput untuk dibawa ke Kota Tripoli yang kemudian dipulangkan ke tanah air.

Keluarga Besar Global Peace Convoy.

“Alhamdulillah ada tujuh orang delegasi Indonesia, enam di antaranya sudah kembali ke tanah air. Karena satu orang lagi masih di Turki untuk mengadvokasi teman-teman yang belum dibebaskan oleh militer Libya Timur,” ujar Imam.

Disambut penuh sukacita, kedatangan Imam langsung mendapat pelukan hangat dari sang istri dan anak-anaknya.

Imam Alfaruq dan keluarga.

Begitu juga dengan para rekan-rekan yang telah menanti kedatangannya turut menyambut dengan haru.

Kedatangan Imam juga disambut Ketua Pengurus Dompet Dhuafa sekaligus Pengarah GPCI, Ahmad Juwaini.

Ia menyatakan sangat mengapresiasi dedikasi tim Land Convoy dalam mengupayakan penyaluran bantuan bagi masyarakat Palestina.

“Alhamdulillah pada sore hari ini rekan kita Sdr. Imam Al Faruq beserta lima delegasi Land Convoy GSF telah tiba di Jakarta. Ini adalah suatu perjalanan yang luar biasa dalam menjalankan misi menyalurkan bantuan dengan menembus blokade Gaza. Mudah-mudahan rekan-rekan delegasi mendapatkan balasan pahala yang sangat besar dari Allah swt,” ujarnya.

Imam Alfaruq.

Ahmad Juwaini juga menambahkan, kepulangan para delegasi dari misi Land Convoy GSF ini menjadi pendorong untuk terus mengupayakan penyaluran bantuan dengan cara yang lebih efektif serta mendorong perjuangan melalui diplomasi dukungan untuk kemerdekaan Palestina.

“Insya Allah perjuangan ini tidak berakhir meskipun masih ada berbagai hambatan. Upaya ini pun menjadi masukan penting bagi kami untuk terus mempelajari bagaimana cara-cara menyampaikan bantuan yang lebih efektif dan lebih baik untuk kita kirimkan ke masyarakat Palestina. Sekaligus juga dalam rangka terus melakukan perjuangan diplomasi, perjuangan kemanusiaan, perjuangan perdamaian dan melakukan diplomasi dukungan dalam rangka kemerdekaan Palestina.

Sementara itu, bagi Imam, perjalanan misi kemanusiaan Land Convoy GSF ini menjadi salah satu upaya untuk bisa semakin membuka mata dunia bahwa Gaza, Palestina, belum merdeka.

Imam Alfaruq dan keluarga.

“Dengan ini, insya Allah kita memiliki misi untuk menyadarkan bahwa Palestina belum merdeka. Blokade Gaza belum lepas dan semakin meluas sampai ke Mesir bahkan sampai ke Libya Timur. Ini kita harus suarakan agar semua mata dunia melihat bahwa Gaza belum merdeka. Dan kita harus terus berjuang untuk Gaza, Palestina,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Land Convoy merupakan salah satu upaya Global Sumud Flotilla untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui jalur darat selain dua upaya lainnya yakni Sea Convoy dan diplomasi kongres parlemen di Brussel.

Land Convoy melaksanakan perjalanan dengan menggunakan 5 armada bus, 5 ambulans dan 10 karavan yang membawa bantuan untuk Palestina.

Dalam Land Convoy ini terdapat kurang lebih 250 peserta dari 30 negara yang ikut serta.

Perjalanan pun dihentikan usai hendak memasuki wilayah Mesir karena dihadang oleh Militer Libya hingga akhirnya seluruh delegasi dipulangkan ke negara masing-masing. (Shinta FN dan Hasna AM/ DMC Dompet Dhuafa).

ID HUMANITY

Recent Posts

Penghidupan Belum Pulih Pasca-Gempa NTT, DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Sembako

Manggarai, NTT–Sudah hampir satu bulan, Habiba, 45 tahun, warga Jembatan Besi, Kelurahan Mata Air, tidak…

20 hours ago

Stadium Generale Cordofa: Wujudkan Semangat Dakwah Berdampak dari Kota Padang

Padang—Dari sudut ke sudut ruangan di Gedung Kuliah Bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol,…

2 days ago

DMC Dompet Dhuafa dan Relawan Gabungan Bantu Padamkan Karhutla Kalteng

Kotim, Kalteng—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama relawan gabungan bantu pemadaman kebakaran hutan dan…

2 days ago

Dari Teras Rumah hingga Tenda Pengungsian, Perjuangan Perempuan Penyintas Gempa NTT

Manggarai, Nusa Tenggara Timur–”Meskipun untungnya lima ribu rupiah, Alhamdulillah. Kalau terus di rumah mau makan…

2 days ago

Belajar di Bawah Pohon, Dompet Dhuafa Dirikan Sekolah Darurat

Nagekeo, NTT -- Dompet Dhuafa gencarkan Sekolah Darurat di institusi pendidikan di Nagekeo, Nusa Tenggara…

4 days ago

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Sejumlah Wilayah, Dompet Dhuafa Bagikan Masker untuk Warga

Banten–Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau sampai ke wilayah Banten, Jabodetabek dan Lampung. Pada Minggu…

5 days ago