amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Ratusan Rumah Hangus di Kemayoran, ID Humanity Dompet Dhuafa Hadir untuk Penyintas

Layanan Pos Hangat dari Darling (Dapur Keliling) Dompet Dhuafa

Jakarta–Si jago merah berkobar-kobar melalap tiap bangunan di perkampungan di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam. Ada sekitar 250 rumah hangus akibat kejadian kebakaran yang terjadi pada sekitar pukul 9 malam itu.

Siti, warga Kemayoran Gempol, tak sempat mengamankan harta bendanya ketika api mulai menggila berkobar di atap rumahnya. Api, yang terus menyala selama ada udara, menyambar juga area depan rumahnya yang selama ini ia jadikan warung makan.

Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

“Semuanya rata. Pokoknya saya enggak bisa selamatkan barang-barang di rumah. Yang bisa diselamatkan itu, ya, cuma nyawa,” ujar Siti.

Kata Siti, api cepat menyebar dan menghanguskan apapun di depannya sebab banyak gas elpiji milk warga ikut meledak. Saat darurat itu, Siti cepat membawa empat anaknya ke area yang aman di pinggir kali.

Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

“Saya langsung bawa anak-anak pergi ke pinggir kali. Alhamdulillah, kami tidak ada yang terkena luka bakar,” ucap Siti.

Siti dan keluarga terpaksa mengungsi di tenda-tenda pengungsian. Ada sekitar 35 KK atau lebih dari 90 jiwa yang menetap di dalam satu tenda berukuran 6 x 12 meter. Semuanya saling berbagi ruang untuk tidur meski harus berdesak-desakkan.

Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

Di tenda pengungsian, Siti hidup serba terbatas. Untuk mandi atau keperluan kakus ia harus rela mengantri dengan pengungsi lainnya. Dan untuk tidur, Siti mengeluh harus menahan hawa panas dan gigitan nyamuk.

Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

“Tapi, Alhamdulillah, untuk makan dan minum saya dan pengungsi lainnya sudah terjamin. Makan dan minum ada yang bantu. Contohnya ini dari Dompet Dhuafa, terima kasih sekali,” ucap Siti

Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

ID Humanity Dompet Dhuafa, melalui unit-unit programnya, membantu warga terdampak kejadian kebakaran Kemayoran. Sejak Selasa (2/6/2026) dini hari, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengevakuasi warga terdampak, dan menyalurkan 130 kasur lantai untuk para pengungsi.

Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.

Sementara, Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menurunkan tim Dapur Keliling (Darling) untuk menyediakan makanan dan minuman sebanyak 300 porsi setiap harinya untuk para penyintas yang masih bertahan di pengungsian.

Di tengah keterbatasan yang harus dihadapi para penyintas, ID Humanity Dompet Dhuafa berikhtiar terus hadir untuk memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi. (Muhammad Afriza Adha/ID Humanity Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Cordofa Hadirkan Layanan Dai Seribu Pulau

Jakarta—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) kembali menghadirkan layanan Dai Seribu…

9 hours ago

Kekeringan di Tengah Karhutla, Kampung Serang Palembang Terima Bantuan Air Bersih

Palembang, Sumsel--Setelah sekian lama kemarau, warga Kampung Serang, di pinggiran Kota Palembang, kembali merasakan hujan.…

1 day ago

Berjibaku hingga Dini Hari, Tim DMC Dompet Dhuafa Padamkan Titik Api di Ogan Ilir

Ogan Ilir, Sumatra Selatan–Sukri menerangkan bahwa api muncul di ladang padi di Desa Ulak Sugeleng,…

6 days ago

Rumah Aman Asap, Ikhtiar Menjaga Napas dan Harapan Warga di Tengah Karhutla

Palangka Raya, Kalimantan Tengah — Ketika kabut asap menyelimuti Palangka Raya, ancaman kebakaran hutan dan…

6 days ago

Jangan Takut dengan Spanduk, Ia Bisa Jadi Kreasi Berkelanjutan

Jakarta—“Gue punya dosa bikin sampah, lalu apa yang bisa gue lakuin?” aku MG Pringgotono pada…

1 week ago

Kolaborasi Darling Dompet Dhuafa dan NYK Line Indonesia Hadirkan 900 Paket Sarapan Bergizi

Jakarta–Di balik gedung-gedung yang menjulang tinggi, terdengar langkah tangguh para pejuang rupiah yang berpacu dengan…

1 week ago