amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Rela Cuti Kerja untuk Menjadi Relawan Kemanusiaan

Agam, Sumatera Barat — Hendri, adalah sapaan yang khas oleh teman-teman serta mahasiswanya.

Pria kelahiran tahun 1993 asal Pariaman, Sumatera Barat ini mempunyai ciri khas yang unik: muda, bergairah, senyum yang selalu bersemangat dan sorot mata yang menyimpan sejuta harapan.

Beliau adalah seorang karyawan yang bergerak di bidang program haji dan juga seorang penulis, sekaligus sedang menjalani studi kuliah S3 jurusan Kebijakan di salah satu universitas di Sumatera Barat.

“Jadi relawan di kebencanaan itu untuk men-charge energi kembali dan untuk memperbanyak rasa syukur kita sama Allah SWT,” ujar Hendri saat ditemui di Jorong Koto Gadang, Nagari Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam pada Rabu (17/12/2025).

Pengalaman berinteraksi dengan warga yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat ini merupakan bagian yang paling bermakna.

Ada banyak momen dan pengalaman baru ketika pengungsi mau berbagi cerita pribadi, hal tersebut menjadikan sosok Hendri merasa sangat berguna dan bersyukur sekali.

“Salah satu charging buat diri sendiri itu ya mengikuti kegiatan kerelawanan ini, karena di perjalanan mengikuti kerelawanan ini sering menemukan senyum-senyum tulus anak-anak yang jarang sekali kita temukan di lingkungan kantoran,” lanjutnya.

Melalui berbagai cara buat hijrah ia mencoba menjadi seseorang yang berguna bagi manusia lainnya, salah satunya bergabung dengan tim relawan kemanusiaan di Dompet Dhuafa ini. Dengan memanfaatkan kemampuan yang dimilikinya.

Namun, walaupun disibukkan pekerjaannya yang padat serta sebagai mahasiswa yang aktif di kampusnya, ia masih tetap meluangkan waktu dan rela waktu cutinya itu dipergunakan untuk bisa memberikan manfaatkan kepada orang lain yang sedang terkena musibah.

Perjuangannya untuk bisa menjadi relawan ini terbilang memotivasi siapa pun yang mendengarnya.

“Kita berangkat dari rumah itu kan sendirian dan juga hujan-hujanan juga kan, di dalam perjalanan tuh sempat berpikir ngapain jauh-jauh kehujanan sendirian belum tentu respons orang akan baik menerima kita,” ucap Hendri.

“Ternyata setelah sampai di sini tidak seperti itu, tim Dompet Dhuafa menerima dan membukakan pintu rumah untuk saya bisa ikut menyalurkan kebaikan dan ilmu yang kita miliki,” sahutnya.

Bagi Hendri, senyuman tulus merupakan sumber kekuatan dan inspirasi untuk relawan terus bekerja dan mendampingi mereka.

Hendri menjadi tim asesmen yang bertugas mencari titik-titik pengungsian dan terdampak. Selain itu ia yang bertugas mencari jalur aman agar bantuan bisa disalurkan.

Kemudian Hendri turut menjadi relawan Psychological First Aid (PFA) dengan menghibur anak-anak penyintas. Perlahan senyum anak-anak kembali mencuat dan membawa kebahagiaan tersendiri bagi kawan-kawan relawan.

“Saya menyadari kontribusi yang saya berikan, sekecil apapun bisa membawa perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan,” jelas Hendri.

“Saya berterima kasih atas kesempatan, dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Saya bersyukur bisa bergabung menjadi relawan Dompet Dhuafa. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang didapatkan bukan hanya tentang kemanusiaan,” pungkasnya

Hendri juga berpesan kepada generasi muda saat ini agar siapapun yang memiliki kerinduan untuk menjadi relawan hendaknya jangan takut untuk memulai. Karena sekecil apapun kepedulian kita itu sangat bermanfaat bagi mereka. (Ahmad Fajar Suhartoro/ DMC Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Dompet Dhuafa Silaturrahim Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Perkuat Transparansi dan Kolaborasi

Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa melapor langsung kepada Gubernur Provinsi Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) terkait kinerja…

5 days ago

Dompet Dhuafa Percepat Pembangunan Rumtara untuk Penyintas Bencana di Aceh

Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa lakukan percepatan pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di Aceh untuk para penyintas…

7 days ago

Dompet Dhuafa Renovasi Polindes Guna Penunjang Akses Kesehatan Penyintas Banjir

Pidie Jaya, Aceh—Dompet Dhuafa renovasi fasilitas Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Meunasah Mancang, Kecamatan…

7 days ago

Dompet Dhuafa Gelar Rapat Koordinasi Tim Pemulihan Bencana Aceh

Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa gelar rapat koordinasi tim pemulihan bencana Aceh di Banda Aceh pada…

7 days ago

Perkuat Kolaborasi Pemulihan Aceh, Dompet Dhuafa Silaturrahim dengan Kemenag Aceh

Banda Aceh, Aceh--Dompet Dhuafa silaturrahim Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh pada…

7 days ago

Sekolah Terendam, Semangat Tak Padam: Bertahan dalam Asa Pendidikan

Pidie Jaya, Aceh -- "Setiap tahun selalu banjir, tetapi ini yang tertinggi. Semua barang-barang kami…

2 weeks ago