amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Yogyakarta – Dompet Dhuafa Yogyakarta menggelar serangkaian kegiatan kesiapsiagaan bencana dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 pada Jumat (24/04/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum refleksi dua dekade pasca Gempa Bumi Yogyakarta 27 Mei 2006, yang hingga kini masih menjadi salah satu bencana paling bersejarah di wilayah Yogyakarta.
Sebanyak 40 peserta dari warga sekitar lingkungan kantor Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang beralamat di Jl. Madubronto 35 Patangpuluhan Wirobrajan Yogyakarta, mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi sosialisasi mitigasi kebencanaan, simulasi evakuasi mandiri, dan simulasi pemadaman api skala kecil (rumah tangga).
Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta, Muhammad Zahron, menyampaikan bahwa peringatan 20 tahun Gempa Jogja menjadi momentum krusial bagi Dompet Dhuafa Yogyakarta untuk mengevaluasi kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi ancaman bencana.
“Dua dekade berlalu, fokus utama kami adalah evaluasi pengurangan risiko bencana, integrasi Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), serta peningkatan kapasitas simulasi evakuasi mandiri untuk mengurangi dampak korban, terutama di lingkungan kantor,” ujarnya.
Dalam sesi simulasi evakuasi mandiri, peserta dilatih untuk merespons situasi darurat gempa bumi, kebakaran, dan banjir secara cepat dan terorganisir.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional HKB 2026 untuk mendorong partisipasi aktif lembaga, organisasi, dan komunitas dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana di seluruh Indonesia.
Mari kita apresiasi atas inisiatif Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta sebagai salah satu penggerak kesiapsiagaan bencana, dan membuka kesempatan bagi masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi dalam membangun Indonesia yang lebih tangguh bencana.
Kalimantan Tengah–Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa merespons kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kotawaringin…
Padang, Sumatera Barat—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan Dompet Dhuafa Singgalang merespons banjir yang…
Hadirkan Manfaat Lebih Luas, Cordofa Luncurkan Program PEMULIA DD di Wilayah Kuningan. Kuningan, Jawa Barat–Bagi…
Bantul, Yogyakarta—Upaya mewujudkan lingkungan yang hijau sekaligus produktif terus dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet…
Tangerang Selatan–ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Khadijah Learning Center,…
Tentang Makna Kerelawanan Siti Sarah: Membantu adalah Panggilan. Katingan, Kalimantan Tengah--"Pertama kali menjadi relawan, saya…