amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Artikel

Tim B’Beres Sambut Bulan Ramadan dengan Aksi Bersih-bersih Makam

Bogor—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menyambut bulan suci Ramadan tahun ini bersama Tim B’Beres dengan melakukan aksi bersih di Taman Pemakaman umum (TPU) Jabon Mekar, Parung, Bogor, pada Kamis (12/02).

Meski dipayungi terik matahari, Tim B’Beres yang beranggotakan penyintas disabilitas mental ini tampak begitu bersemangat saat membersihkan makam untuk menyambut bulan Ramadan.

Kamaludin, Manajer LPM menyatakan, dengan tradisi berziarah masyarakat Indonesia menjelang bulan Ramadan, maka kehadiran Tim B’Beres dalam aksi bersih makam ini menjadi bagian dari pelayanan untuk kenyamanan peziarah.

“Tim B’Beres membersihkan makam sebelum Ramadan ini menjadi bagian layanan untuk peziarah agar lokasi pemakaman menjadi bersih dan nyaman untuk dikunjungi,” ujar Kamaludin Manajer LPM Dompet Dhuafa.

Selain itu, Kamaludin juga menyebut kegiatan Tim B’Beres ini menjadi sarana terapi bagi penyintas yang sedang memperjuangkan dirinya untuk pulih.

“Kontribusi Tim B’Beres dalam pelayanan pembersihan makam juga menjadi sarana terapi bagi penyintas disabilitas mental dalam Tim B’Beres dengan tingkat kesembuhan mereka yang sudah mencapai 80%. Dengan aktivitas bersih-bersih ini menjadi bentuk kegiatan positif baik bagi dirinya maupun masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Irawan, Koordinator Aksi Tim B’Beres menyatakan, kegiatan yang telah bergulir sejak November lalu ini telah memberikan banyak dampak positif yang nyata bagi penyintas.

“Dari kegiatan seperti ini tampak kemajuan dalam perilaku mereka. Yang tadinya mereka hanya di dalam ruangan terus akhirnya timbul halusinasi. Tapi dengan kegiatan ini mereka itu setelah lelah mereka akan tidur. Dan alhamdulillah mereka juga yang tadinya kita kasih perintah mereka diam atau menolak, sekarang jadi bisa diarahkan,” ujarnya.

Irawan juga menyatakan, para penyintas pun mengalami perkembangan dalam berkomunikasi antar temannya. “Alhamdulillah kondisi mereka juga jadi stabil. Mereka juga kalau mengobrol antar temannya juga sudah pada nyambung,” imbuh Irawan.

Kamaludin berharap agar kegiatan Tim B’Beres dapat berjalan dengan terus menebar manfaat bagi sesama.

“Harapan kedepannya, B’Beres ini bisa menjadi program unggulan dengan mengusung konsep pemulihan kesehatan jiwa, kebermanfaatan bagi lingkungan dan pemberdayaan bagi anggota Tim B’Beres,” pungkas Kamaludin. (Shinta FN/LPM Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Stadium Generale Cordofa: Wujudkan Semangat Dakwah Berdampak dari Kota Padang

Padang—Dari sudut ke sudut ruangan di Gedung Kuliah Bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol,…

14 hours ago

DMC Dompet Dhuafa dan Relawan Gabungan Bantu Padamkan Karhutla Kalteng

Kotim, Kalteng—Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama relawan gabungan bantu pemadaman kebakaran hutan dan…

17 hours ago

Dari Teras Rumah hingga Tenda Pengungsian, Perjuangan Perempuan Penyintas Gempa NTT

Manggarai, Nusa Tenggara Timur–”Meskipun untungnya lima ribu rupiah, Alhamdulillah. Kalau terus di rumah mau makan…

18 hours ago

Belajar di Bawah Pohon, Dompet Dhuafa Dirikan Sekolah Darurat

Nagekeo, NTT -- Dompet Dhuafa gencarkan Sekolah Darurat di institusi pendidikan di Nagekeo, Nusa Tenggara…

3 days ago

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Sejumlah Wilayah, Dompet Dhuafa Bagikan Masker untuk Warga

Banten–Abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau sampai ke wilayah Banten, Jabodetabek dan Lampung. Pada Minggu…

4 days ago

Lansia di Cianjur Bertahan Hidup Sembari Rawat Anak Disabilitas, Layanan Mustahik LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan

Cianjur, Jawa Barat–Mimin, perempuan berusia 64 tahun, warga Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa…

6 days ago