amp-web-push-widget button.amp-subscribe { display: inline-flex; align-items: center; border-radius: 5px; border: 0; box-sizing: border-box; margin: 0; padding: 10px 15px; cursor: pointer; outline: none; font-size: 15px; font-weight: 500; background: #4A90E2; margin-top: 7px; color: white; box-shadow: 0 1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.5); -webkit-tap-highlight-color: rgba(0, 0, 0, 0); } .amp-logo amp-img{width:190px} .amp-menu input{display:none;}.amp-menu li.menu-item-has-children ul{display:none;}.amp-menu li{position:relative;display:block;}.amp-menu > li a{display:block;} /* Inline styles */ div.acss138d7{clear:both;}div.acss5dc76{--relposth-columns:3;--relposth-columns_m:2;--relposth-columns_t:3;}div.acssae964{aspect-ratio:1/1;background:transparent no-repeat scroll 0% 0%;height:150px;max-width:150px;}div.acss6bdea{color:#333333;font-family:Arial;font-size:12px;height:75px;} .icon-widgets:before {content: "\e1bd";}.icon-search:before {content: "\e8b6";}.icon-shopping-cart:after {content: "\e8cc";}
Berita

Terima Kasih telah Membawa Kembali Senyum Anak-Anak Kami

Aceh Tamiang–Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh Tamiang tidak sekadar membuat kehancuran, namun juga meninggalkan kenangan pilu kepada penyintas. Kenangan ini tertangkap dan tersimpan dalam memori. Bisa muncul kapan pun, menggerogoti pikiran, dan kerap berakhir pada rasa takut dan tangis. 

Usnul Yakin, warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, menyadari anaknya yang berusia delapan tahun tidak dalam kondisi mental yang baik-baik saja.

Usnul seringkali mendapati anaknya melamun dengan tatapan kosong, mengigau ketakutan ketika tidur, dan menangis saat melihat rumahnya yang hancur diterjang banjir.

“Belum lagi istri saya sering khawatir kalau anak saya minta makan. Saya memaklumi karena kita punya makanan yang terbatas, dan istri saya juga stress karena bencana ini,” ungkap Usnul.

Usnul sadar situasi yang sama sekali berubah setelah bencana ini tidak baik untuk kondisi anak-anak.

“Sehari setelah bencana saya sempat turun ke Kuala Simpang. Berjalan kaki berkilo-kilo meter hanya karena mencari jajanan untuk anak saya,” ucapnya.

Para penyintas hanya mengandalkan bantuan untuk kebutuhan makan sehari-hari mereka. Dan semua bantuan itu tidak ada jajanan yang biasa digemari anak-anak, kata Usnul.

“Hiburlah anak-anak kami. Mereka butuh hiburan,” kata Usnul.

Pada Jumat (12/12/2025) pagi, puluhan anak Desa Sekumur berkumpul di depan tenda Pos Dompet Dhuafa. Di sana, mereka bersama tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bermain-main, bernyanyi, menggambar, dan melakukan banyak hal yang menerbitkan senyum ceria di wajah.

Di tengah puing-puing pemukiman yang porak poranda sebab banjir, anak-anak antusias mengikuti segala rangkaian Psychological First Aid (PFA) oleh tim DMC Dompet Dhuafa.

Usnul Yakin yang mengantar anaknya ikut sumringah. “Terima kasih. Anak-anak bisa bermain dan ceria lagi,” ujarnya.

Kehadiran DMC Dompet Dhuafa disambut baik juga oleh Hanifah, bidan di Desa Sekumur yang juga terdampak banjir bandang. Hanifah mengeluhkan anaknya yang sering mengigau di malah hari dan ketakutan karena banjir.

“Syukur alhamdulillah anak-anak terhibur karena bisa bermain bersama abang-abang dari Dompet Dhuafa. Anak-anak bisa bernyanyi, mewarnai, alhamdulillah kami senang dengan kehadiran abang-abang Dompet Dhuafa ini,” ucap Hanifah.

Kawan Baik, semoga dengan dukungan psikososial ini bisa membantu memulihkan emosi negatif anak-anak yang hadir akibat pengalaman mereka menghadapi bencana. Karena Bumi Cuma Satu, Berdaya Sekarang. (Muhammad Afriza Adha/DMC Dompet Dhuafa)

ID HUMANITY

Recent Posts

Breakfast Care Darling Salurkan 300 Paket Sarapan Gratis Bagi Para Pekerja

Jakarta—Di tengah hiruk pikuk pagi ibu kota, para pejuang rupiah tampak sumringah saat tim Dapur…

2 days ago

Kasuistik Cordofa: Ajak Masyarakat Pahami Dampak dari Konflik Iran dengan AS-Israel

Tangerang Selatan—Perang Iran dengan Amerika Serikat-Israel telah menimbulkan berbagai dampak yang dirasakan secara global. Dampak…

3 days ago

Berbagi Rasa, Merajut Asa Pekerja: Darling LPM Dompet Dhuafa Berbagi 2.500 Paket makan siang bagi Para Pekerja

Tangerang—ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) membagikan 2.500 paket makan siang bagi…

3 days ago

Dari Duka ke Harapan, Dompet Dhuafa Dampingi Korban Kecelakaan Bekasi Bangkit Kembali

Layanan Dompet Dhuafa untuk Korban Kecelakaan Bekasi. Bekasi—Dompet Dhuafa silaturahmi kepada keluarga korban kecelakaan yang…

6 days ago

Taman Edukasi Mangrove DMC Dompet Dhuafa Hadirkan Edukasi Lingkungan Sekaligus Mitigasi Bencana

Pacitan–Setelah melakukan kegiatan ‘Kamis Bersih’ di sekolah, anak-anak TK Sari Mulya berduyun-duyun mendatangi Taman Edukasi…

6 days ago

Sinergikan Layanan, LPM Dompet Dhuafa Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Antar Program Pembinaan

Bogor—Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar Silaturahmi dan Koordinasi Program Pembinaan di 5G Resort,…

6 days ago